Ekonomi Syariah Aceh Jangan Berhenti pada Label, Harus Mampu Menguatkan Rakyat

- Penulis Berita

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALISHUKUM.COM, BANDAACEH – Pengembangan ekonomi syariah di Aceh dinilai perlu diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar penguatan identitas dan kelembagaan. Akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pengembangan industri halal, menjadi pekerjaan penting yang harus mendapat perhatian serius.

Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah, Teuku Nurjalaidi, S.E., menyampaikan bahwa Aceh memiliki modal besar dalam mengembangkan ekonomi syariah melalui Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah, keberadaan perbankan syariah, zakat, wakaf, serta potensi sektor usaha halal.

Menurutnya, keberhasilan ekonomi syariah tidak cukup diukur dari keberadaan regulasi dan lembaga keuangan, tetapi harus dilihat dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat, khususnya pelaku UMKM, petani, nelayan, dan pengusaha kecil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyoroti tantangan akses pembiayaan produktif. Berdasarkan data Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Aceh, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2025 mencapai Rp3,84 triliun kepada sekitar 41,34 ribu debitur. Namun, penyalurannya mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa perluasan akses modal harus dibarengi pendampingan usaha, peningkatan literasi keuangan, pemasaran digital, serta kemudahan sertifikasi halal.

Teuku Nurjalaidi menilai pemerintah daerah, lembaga keuangan syariah, perguruan tinggi, dan pelaku usaha perlu membangun kerja sama konkret untuk memperkuat sektor unggulan Aceh, seperti pertanian, perikanan, perdagangan, kopi, dan industri pengolahan pangan.

Selain itu, pengelolaan zakat dan wakaf produktif juga dinilai memiliki peluang besar dalam membantu pemberdayaan ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Ekonomi syariah jangan hanya berhenti pada label. Prinsip keadilan, kemaslahatan, dan pemerataan harus benar-benar dirasakan masyarakat. Ukuran keberhasilannya adalah ketika UMKM berkembang, lapangan kerja bertambah, dan kesejahteraan rakyat meningkat,” demikian pandangan yang disampaikan dalam naskah opininya.

BACA JUGA  Masyarakat Lampung minta Bantuan ke Presiden, Menteri Menkopolhukam, Menteri ATR/BPN, dan Kapolri Terkait Penyerobotan Tanah Oleh PT. BNIL

Ia berharap pengembangan ekonomi syariah di Aceh ke depan lebih berorientasi pada pemberdayaan ekonomi rakyat, sehingga potensi dan kekuatan kelembagaan yang telah dimiliki Aceh dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah.

Editor : Zahari

Sumber Berita : Profil Penulis: Teuku Nurjalaidi, S.E., merupakan Mahasiswa Magister Ekonomi Syariah dengan perhatian pada pengembangan ekonomi syariah, pemberdayaan UMKM, dan pembangunan ekonomi Aceh.

Berita Terkait

Lebih Kurang 500 Hektar Lahan Kelompok Tani Mersam Jaya Diklaim PT IAA/PT ICA: Kami Tidak Pernah Menjual atau Menyerahkan Lahan
Nah..!!! Dinilai Abaikan Abrasi dan Sampah Pesisir, Aktivis Soroti Konsistensi Gubernur Jambi Al Haris
Dorong Karbon Hijau-Biru, Tanjabtim Susun RPPEG 2025–2054 Berbasis Potensi Gambut
Nah..!!! Investor Eropa Serbu Tanjabtim, Industri Kelapa Diproyeksikan Tembus Pasar Dunia
Bupati Batang Hari Begitu Bangga Dengan Penghargaan Ditengah Banyak Permasalahan
Irpan Ahmad: Petani Karet Indonesia adalah Produsen Nomor Dua Dunia, Jangan Sampai Tersisih
Diduga Agen Gas 3 Kg Tanpa Izin di Kotabaru, Wartawan Nyaris Terserempet Saat Konfirmasi
Selama 31 Tahun Hak Sertifikat Petani Di Desa Tanjung Sari Belum Terbit, Apa Gerangan?

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:15

Operasi Sarang Narkoba, Polda Jambi Amankan 213 Orang dan Sita 2,69 Kg Sabu

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:30

Polda Jambi Gelar Konferensi Pers, Ungkap 32 Kasus PETI Sepanjang Januari–Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:28

Jajaran Polres, BNN dan Subdenpom XXIII/1-4 Morowali Gelar Patroli KRYD di Sejumlah Penginapan 

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:18

Kapolres Nagan Raya Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026, Tekankan Tertib Berlalu Lintas

Senin, 26 Oktober 2026 - 09:36

Wujudkan Polisi Bersama Masyarakat, Wakapolda Jambi dan PJU Polda Jambi Laksanakan Gatur Lalu Lintas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

Sat Reskrim Polres Nagan Raya Amankan Terduga Pelaku Tambang Emas Ilegal,Sejumlah Barang Bukti Disita

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:55

Cegah Pelanggaran dan Perkuat Integritas, Polda Jambi Tekankan Personel Jadi Polisi yang Dicintai Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:01

Respons Cepat, Personel Satbrimob Polda Jambi Padamkan Kebakaran Lahan di Merangin

Berita Terbaru