https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Nasional

Minggu, 11 Agustus 2024 - 18:09 WIB

Tim Public Health BP Tangguh Beri Dukungan Evaluasi Eliminasi Malaria di Teluk Bintuni

JURNALISHUKUM.COM, PAPUABARAT – Muhammad Almahdi, Senior Teknisi Program Malaria dan karyawan International SOS, yang juga merupakan bagian dari tim Public Health BP Tangguh, telah memberikan dukungan dalam evaluasi program eliminasi malaria di Kabupaten Teluk Bintuni.

Evaluasi ini dilakukan melalui kunjungan lapangan yang melibatkan tim penilai dari Dinas Kesehatan Kabupaten untuk menilai keberhasilan eliminasi malaria di enam distrik.

Dalam wawancara dengan Jurnalis Hukum pada Minggu (11/8/2024), Almahdi menjelaskan bahwa kunjungan lapangan ini dimulai dengan pertemuan awal di Dinas Kesehatan.

Setelah itu, tim penilai melakukan penilaian langsung di enam distrik, yaitu Jagiro, Mayado, Tuhiba, Kamundan, Weriagar, dan Arandai.

“Kunjungan ini bertujuan untuk mengonfirmasi langsung di lapangan hasil dari upaya eliminasi malaria yang telah dilakukan,” jelas Almahdi melalui telepon.

Penilaian eliminasi malaria di Teluk Bintuni telah berlangsung sejak 2021, melibatkan berbagai kegiatan di Puskesmas dan masyarakat. Kriteria penilaian yang digunakan antara lain tidak adanya kasus lokal selama tiga tahun berturut-turut, angka kasus malaria kurang dari satu per 1.000 penduduk, serta hasil pemeriksaan mikroskopis (parasitrate) yang harus di bawah 5 persen.

Hasil evaluasi ini akan diumumkan pada 17 Agustus mendatang, di mana enam kampung perwakilan dari enam distrik yang dievaluasi akan menerima sertifikat eliminasi malaria. Meski Kabupaten Teluk Bintuni memiliki 119 kampung di 19 distrik, hanya enam kampung yang dipilih sebagai perwakilan untuk menerima penghargaan ini.

Almahdi juga menambahkan bahwa pada Senin (12/8/2024), tim penilai eliminasi malaria tingkat Kabupaten Teluk Bintuni akan melakukan perjalanan menggunakan Boat Sundoro-2 dengan rute Bintuni-Kalitami-Weriagar-Aranday. (Amiruddin)

BACA JUGA  Gugatan Muhammad Fadhil Arief di PN Muara Bulian Berlangsung Dramatis dan Kontroversi, Begini Ceritanya,?

Share :

Baca Juga

Nasional

PRI Bumi Desak Penegakan Hukum atas Dugaan Perkebunan Ilegal PT MPG di Tanjabtim

Nasional

Update BNPB: Korban Tewas Gempa Cianjur 103 Orang

Nasional

Ini Pesan Kapolda Jambi Pada Sertijab Jajarannya

Nasional

Wakapolda Jambi Kunjungi d Pos Pelayanan CRC, Guna Pastikan Kesiapan Jelang Nataru 2025

Cerita Rakyat

Lansia Sebatang Kara Hidup di Rumah Lapuk dan Rentan Roboh, Usia 120 Tahun

Nasional

Kapolres Teluk Bintuni melepas 70 peserta Paskibraka tahun 2024 Kabupaten Teluk Bintuni

Nasional

Kebakaran Kantor Kementerian ATR/BPN, Dua Versi Penyebab dan Kerugian Ratusan Juta Rupiah

Hukrim

Ada 2 Oknum BKD di Laporkan Ke Polda Jambi dalam Kasus Pemalsuan Surat Pengunduran Diri ASN
error: Content is protected !!