https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Politik

Kamis, 7 Desember 2023 - 10:24 WIB

Hasbi Anshory : Sosialisasi Empat Pilar di Gagas kan Oleh MPR RI

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem Dapil Jambi H. Hasbi Anshory, SE. MM, menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan di Gedung Aula BP PAUD Provinsi Jambi di Kecamatan Muara Bulian Kabupaten Batanghari.

Kegiatan itu menjadi sarana untuk menegaskan kembali empat pilar yang menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Hasbi Anshory mengatakan kegiatan empat pilar kebangsaan adalah program regular yang di gagas MPR RI, secara berkala anggota MPR diberi kesempatan untuk mensosialisasikan kegiatan tersebut.

“Empat pilar kebangsaan perlu dimengerti, kalau dulu zaman orde baru ada P4, sekarang sudah tidak ada sehingga rakyat ada yang sampai hilang jati dirinya sebagai bangsa Indonesia,” ungkap Legislator kelahiran Mersam ini.

Politisi yang menjabat sebagai Sekretaris DPW NasDem Provinsi Jambi ini juga memaparkan langsung materi empat pilar dihadapan sekitar 200 undangan yang hadir.

“Hari ini saya menyampaikan materi tentang empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika,” katanya.

Menurutnya, sebagai anak bangsa kita punya Pancasila yang mempunyai prinsip bahwa Pancasila adalah azaz tunggal pandangan hidup kita sebagai pedoman berbangsa dan bernegara.

“Refleksinya hari ini, semakin hari semakin terkikis dengan arus globalisasi. Kita sekarang dihadapkan problem benturan peradaban. Ada peradaban yang menginginkan Indonesia berganti haluan dari Pancasila menjadi khilafah dan sebagainya,” terangnya.

Menurutnya, dalam sejarah berdirinya negara adalah sebuah kompromii kebangsaan dari berbagai suku, agama, etnis dan sebagainya. Oleh karena itulah kompromi kebangsaan ini yang harus kita jaga bersama sampai sekarang.

“Kegiatan empat pilar kebangsaan yang kita selenggarakan ini semoga menjadi hal penting, agar kita tidak kehilangan sebagai bangsa yang mempunyai Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, menjadi panduan kita hidup berbangsa dan bernegara,” ucapnya.

BACA JUGA  Masyarakat Distrik Aroba Yakin Akan Menangkan YO JOIN

Hasbi Anshory menyebutkan, dengan berpedoman empat pilar kebangsaan maka gerakan radikalisme yang semakin tajam di Indonesia bisa dikendalikan dengan baik. Selain itu, terkait tujuan berbangsa dan bernegara yang masih belum tercapai seutuhnya.

“Karena itu perlu penyadaran kembali bahwa negara ini dibangun dengan kotrak politik sesuai UUD 1945 khususnya pada pembukaan. Tujuan berdirinya negara ini adalah untuk melindungi segenap bangsa, memberikan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut serta dalam menciptakan ketertiban dunia,” tandasnya.

Jurnalis Hukum : Heriyanto S. H., C. L. A

Share :

Baca Juga

Politik

Kolaborasi Polres Teluk Bintuni dan Pemda Teluk Bintuni, Serahkan 2 (dua) rumah layak huni Kepada masyarakat

Politik

Silaturahmi dan Peresmian Tim Pemenangan “Moskona Timur Bersatu” Dukung YO JOIN dalam Pilkada Teluk Bintuni

Politik

Joko Lingara Terima Restu Tokoh Kampung Argosigemerai SP5 untuk Maju di Pilkada Bintuni 2024

Politik

Musa Naa Ajak Masyarakat Teluk Bintuni Pilih Nomor 01 dan Menangkan YOJOIN

Politik

Masyarakat Distrik Kaitaro Kabupaten Teluk Bintuni Akan Menangkan Pasangan Yo Join

Politik

Terkait Dugaan Black Campaign, Lisda Hendrajoni Ke Bawaslu Didampingi DPD Nasdem Pessel

Politik

Abdurrahman Sayuti : Sistem Proporsional Terbuka Memberi Ruang Bagi Anak Muda

Politik

Ribuan Warga Babo Raya Menjemput Yohanis Manibuy Dan Joko Lingara Iribaram
error: Content is protected !!