https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Batang Hari

Rabu, 19 Juni 2024 - 12:17 WIB

Bupati Batanghari Katakan Jika Ada Oknum ASN Terbukti Narkoba Saya Sanksi Tegas

JURMALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Badan Narkotika Nasional (BNNKBatanghari  bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk melakukan tes urine bagi aparatur sipil negara (ASN).

Tes urine mendadak ini sengaja dilakukan setelah gelar apel di halaman Kantor Bupati Batanghari.

Kegiatan ini untuk merealisasikan amanat undang undang aparatur sipil negara (ASN) bahwa setiap ASN hrus bebas narkoba. Ini wajib diikuti seluruh ASN dilingkup Kabupaten Batanghari.

Menurut Kepala BNNK Batanghari, AKBP Zuhairi, aparatur sipil negara di Pmkab Batanghari harus menjadi contoh bagi masyarakat sehingga harus bebas dari narkoba dan menjadi kader Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Sementara Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief saat diwawancarai sejumlah awak media mengatakan, tidak akan segan-segan untuk memberikan sanksi tegas kepada jajarannya jika terbukti menggunakan narkoba.

Hal itu disampaikan usai mengikuti pelaksanaan tes urine oleh pihak BNNK Batanghari, kepada dirinya (Bupati-Red) serta ratusan pejabat eselon II dan III dalam lingkup Pemerintah Kabupaten Batanghari, Senin (10/06/2024).

“Pertama dia harus dipulihkan, unsur pembinaannya harus ada. Dia harus dipulihkan, bagaimana dia terbebas dari narkoba,” kata Bupati Batanghari.

Selain itu, Fadhil Arief menyebutkan bagi seseorang pejabat jika terbukti menggunakan narkoba yang bersangkutan akan dilepas dari jabatannya.

“Kemudian ya kalau yang ada jabatan ia harus dilepas jabatannya,” tegas Fadhil Arief.

Karena menurut Bupati Fadhil, seorang pejabat yang menggunakan narkoba, dapat membahayakan dirinya sendiri maupun orang lain.

“Karena kalau orang menjabat dia pakai narkoba, bahaya nanti. Ia membuat pelayanan, membuat keputusan yang akan beresiko bagi dirinya dan orang lain,” sebutnya.

“Orang narkoba ini karena dia halu malah sering memutar balikkan fakta ya, dia salah nyalahkan orang lain,” sambungnya.

BACA JUGA  Sekda Batanghari Menghadiri Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke- XXVIII Dan Hari Pendidikan Nasional Tingkat Provinsi Jambi Tahun 2024

Bupati Batanghari optimis, dalam jajarannya tidak ada yang menggunakan narkoba.

“Kita optimis tidak ya, karena saya lihat kelakuan pejabat Pemkab ini sudah sangat jauh membaik dari sebelum-sebelumnya,” sebutnya.

Sementara, Muhammad Fadhil Arief getol-getol mengingatkankepada masyarakat agar menjaga anak-anak dari pengaruh narkoba..

Hal ini terus disampaikan Bupati Fadhil Arief pada setiap kesempatan atau pertemuan-pertemuan, tentang bahaya narkoba bagi generasi muda. (Fir/Adv)

Share :

Baca Juga

Batang Hari

Bupati Batang Hari Terima Seritifat Tanah Wakaf dan Musholah Oleh Menteri ATR/BPN

Batang Hari

Ketua DPRD Dorong Pemerintah Memberikan Tekanan Atau Teguran Perusahaan yang Tidak Menjalankan TJSL/CSR

Batang Hari

Tahun 2023, Pemkab Batanghari Kembali Adakan Rembuk Stunting

Batang Hari

Wabup Batanghari Rapat Koordinasi Tim Percepatan Penurunan Stanting (TPPS) Kabupaten Tahun 2024

Batang Hari

Bupati Batanghari Hadiri Panen Raya Simpang Aur Gading

Batang Hari

Bupati Batanghari Hadiri Acara Tabligh di Muaratembesi

Batang Hari

Kepala SD di Batanghari Terkejut Dengar Kabar Kadis PdK Pinjam Uang Ke MK

Batang Hari

Bupati Batanghari Mampu Dongkrak UHC Kepesertaan BPJS Kesehatan Menjadi 96,66 p Persen
error: Content is protected !!