https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Cerita Rakyat

Selasa, 16 April 2024 - 11:31 WIB

Polres Batanghari Tangkap Seorang Pelaku Dugaan Pencabulan

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Seorang gadis di bawah umur warga Kecamatan Muara Bulian menjadi korban pencabulan oleh empat orang pria atau lebih, pasalnya korban dalam keadaan mabuk, Sabtu (05/04/2024).

Bunga (14) (nama samaran) mengaku, tidak sadarkan diri ketika beberapa pria menjamah tubuhnya. Ia hanya ingat empat orang pria yang telah menyetubuhinya.

“Yang saya ingat empat orang yang menyetubuhi saya bang, saya tidak tahu mungkin ada yang lain lagi, pasalnya saya dalam pengaruh minuman keras sehingga tidak sadarkan diri,” tuturnya.

Di dampingi oleh Ibunya, Bunga menceritakan kronologi kejadian bahwa saat itu dirinya berdua dengan sepupunya seorang wanita berinisial VV di ajak pria yang ia kenal berinisial DN ke suatu tempat cucian mobil wilayah simpang terusan. Sesampai di sana, Bunga dan VV di ajak minum.

“Waktu itu kami disuruh minum, saya tidak tahu itu air apa yang ada di gelas ale-ale, jadi saya minum, sudah itu saya tidak sadar,” ungkapnya.

Ketika saya tidak sadarkan diri, sepupu saya VV ternyata tidak minum, dia sempat mengambil vidio saya sedang tidak sadarkan di samping DN.

“Setelah Saya tidak sadarkan diri, menurut cerita dari VV saya diangkat ke tempat yang sepi, saat itu lah saya dicabuli,” jelas Bunga.

Ibu Bunga berinisial R menambahkan, Bunga ditemukan tetangga terbaring di jalan dekat rumahnya dalam keadaan tidak sadarkan diri.

“Anak saya ditinggal di pinggir jalan dekat rumah. Sesampainya di rumah, VV menceritakan kejadian yang mereka alami,” ungkapnya.

Atas kejadian itu, sang Ibu sudah melakukan visum dan melaporkan ke pihak kepolisian Resor Batang Hari dengan nomor pengaduan STBPP/118/IV/2024/Res Batanghari.

“Saya berharap para pelaku dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak yang berwajib untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” harapnya.

BACA JUGA  Arus Balik Lebaran di Pelabuhan Speedboat Kuala Tungkal Mulai Ramai

Tidak membutuhkan waktu lama, Satreskrim Polres Batang Hari langsung meringkus satu orang pelaku berinisial DN.

“Pelaku sudah diamankan,” terang Kasatreskrim Polres Batang Hari AKP Husni Abda (06/04/2024).

Sementara itu, R yang merupakan ibu Mawar (nama samaran) korban pencabulan gadis dibawah umur sedikit merasa lega, pasalnya DN yang diduga pelaku pencabulan sudah berhasil diamankan oleh jajaran Satreskrim Polres Batang Hari.

“Disini saya atas nama orang tua korban, saya mengucapkan terimakasih kepada para wartawan yang sudah membantu kasus anak saya. Saya dan seluruh keluarga mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya dak bisa membalas lebih, cuma doa dan terimakasih yang bisa kami ucapkan. Sekali lagi kami mengucapkan terimakasih,” tuturnya. (Fer) 

Jurnalis Hukum : Heriyanto S. H., C. L. A

Share :

Baca Juga

Cerita Rakyat

Bayu : Bisnis Gelap Minyak Ilegal di Jambi Ancam Kedaulatan Energi Indonesia

Cerita Rakyat

Diduga Kepala Samsat Tanjabbar Arahkan Pembayaran Pajak ke Calo

Cerita Rakyat

Ismir : Wajib Retribusi, Sampah Dijemput

Cerita Rakyat

Cipayung Plus Bersama Polres Kota Padang Sidempuan Gelar Berbagi Sembako

Cerita Rakyat

Dugaan Kecurangan di Balik Lulusnya Anak Kandung Pj Sekda Batang Hari di PPPK Periode II Ini

Cerita Rakyat

Isu Dugaan Illegal Drilling di Hutan Senami Batanghari Kian Menghebohkan, Kemana Aparat

Cerita Rakyat

Dua Kepala Desa di Kabupaten Tangerang Segera Dinonaktifkan

Cerita Rakyat

Selama 31 Tahun Hak Sertifikat Petani Di Desa Tanjung Sari Belum Terbit, Apa Gerangan?
error: Content is protected !!