https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Hukrim

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Selain Jambi Darurat Asap, Ada Dugaan Penganiayaan SAD di Lokasi Pasar Malam Mersam

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Saat ini wilayah Provinsi Jambi sedang di landasan bencana alam, yakni darurat asap dan disamping itu, pada Minggu (18/10) malam, sekitar pukul 20:00 WIB, diduga ada penganiayaan warga Suku Anak Dalam (SAD) di lokasi Pasar Malam tepatnya di Desa Pematang Gadung Kecamatan Mersam Kabupaten Batang Hari.

“Ya, ceritanya semalam ada sekitar empat kendaraan roda dua yang merupakan warga suku anak dalam yang ingin melihat hiburan Pasar malam di desa pematang gadung, lalu salah seorang dari suku anak dalam ini di aniaya oleh beberapa orang di sekitar parkir Pasar malam. Kabarnya suku anak dalam tersebut mengalami luka di bagian muka akibat pukulan dari beberapa orang yang diduga tukang parkir,” kata Las, warga Kecamatan Mersam.

Dia juga mengatakan, pada saat kejadian tersebut, beberapa SAD mengamuk dan langsung diamankan di keramik mersam, lalu dibawa ke Mapolsek Mersam.

“Pokoknya malam itu ramai dan khabarnya SAD tersebut menuntut atas penganiayaan yang dilakukan oleh beberapa orang penjaga parkir Pasar malam,” ujarnya.

Senada dikatakan warga setempat yang enggan namanya disebut mengatakan, hiburan Pasar malam ini sempat stop sementara, karena SAD mengancam akan membakar tempat hiburan Pasar malam.

“Sempat tutup sementara hiburan malam itu dan sepi karena kejadian penganiayaan itu, kemudian menurut informasi ada satu orang yang diduga pelaku sudah di tahan di Mapolsek Mersam” jelasnya.

Dia juga menjelaskan, untuk kegiatan Pasar malam yang dilaksanakan di desa pematang gadung ini, sepertinya mempunyai dekengan yang kuat. Sebab dengan kondisi jambi darurat asap, kegiatan ini terus dilaksanakan dengan modus hiburan rakyat.

Sementara itu, beberapa waktu lalu, Camat Mersam, Riza Susanti, A.M., S.E., M.M. ketika dikonfirmasi terkait dengan jambi darurat asap dengan diadakan hiburan pasar malam yang dilaksanakan di desa pematang gadung tidak ada jawaban, bahkan konfirmasi melalui cat WhatsApp media ini juga tidak terjawab akan pertanyaan jambi darurat asap tersebut.

BACA JUGA  Polisi Gerebek Kos-kosan di Lebak, Pemuda Diduga Muncikari Ditangkap

Disamping itu, hingga berita ini disiarkan, panitia hiburan pasar malam dan Polsek Mersam belum berhasil untuk dimintai keterangan terkait persoalan penganiayaan SAD dan jambi darurat asap. (*)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Badko HMI Sumut : Achiruddin Hasibuan Belum Selesai, Ditkrimsus Harus Tuntas Mengusut TPPU dan Penimbunan BBM Ilegal

Hukrim

MN, Warga Mersam di Bekuk Satres Narkoba Polres Batanghari 

Hukrim

Polres Nagan Raya Tangkap Seorang Perempuan Diduga Pelaku Pencurian Dengan Kekerasan

Batang Hari

Kejari Batanghari Serahkan Kembali 5 Orang Tersangka Dugaan Tipikor Puskesmas Bungku Sebagai Tahanan Mapolda Jambi

Hukrim

Kasus TPPO di Tanjabar Masih dalam Penyidikan, Kedua Korban Dibawa ke Alyatama Jambi

Hukrim

Begini Mekanisme Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial

Hukrim

Korban Dijual ke Batam, Sindikat Perdagangan Anak Asal Jambi Terungkap

Hukrim

Kasus Pengeroyokan Bocah di Gunung Meriah berakhir damai, Keluarga Korban Cabut Laporan Polisi
error: Content is protected !!