https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Nasional

Rabu, 5 Maret 2025 - 22:34 WIB

Bupati Tangerang Resmikan Pembangunan 110 Rumah Layak untuk Nelayan di Tanjung Kait

JURNALISHUKUM.COM, TANGERANG – Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, secara resmi memulai pembangunan permukiman nelayan di Kampung Tanjung Kait, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Rabu (5/3/2025).

Proyek ini mencakup pembangunan 110 unit rumah dengan fasilitas hunian yang layak untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan setempat.

Pembangunan ini menjadi langkah konkret dalam menghadapi tantangan utama pemukiman nelayan, terutama dalam penyediaan fasilitas dasar seperti air bersih, sanitasi, dan hunian yang aman.

Dalam sambutannya, Bupati Maesyal menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan taraf hidup masyarakat, khususnya para nelayan yang memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan ekonomi Kabupaten Tangerang.

“Program ini sejalan dengan visi dan misi Kabupaten Tangerang untuk menciptakan lingkungan yang berkelanjutan serta memperkuat perekonomian lokal,” ujar Bupati Maesyal.

Pembangunan ini juga merupakan bagian dari program revitalisasi Kampung Tanjung Kait, dengan tujuan tidak hanya memperbaiki hunian nelayan tetapi juga mendorong pertumbuhan sektor-sektor lain, seperti pariwisata dan perikanan.

Bupati Maesyal turut mengapresiasi berbagai pihak yang berkontribusi dalam proyek ini, termasuk kepala dinas, organisasi Habitat, serta aparat kecamatan dan desa setempat.

Ia menekankan pentingnya semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam setiap program pembangunan.

“Semoga inisiatif ini bisa menjadi teladan bagi program-program serupa yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Tangerang,” tuturnya.

Ia berharap pembangunan permukiman nelayan ini berjalan lancar, selesai tepat waktu, dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat nelayan.

“Dengan mengucapkan Bismillahirohmanirohim, peletakan batu pertama permukiman nelayan Tanjung Anom Kecamatan Mauk secara resmi saya nyatakan dimulai,” kata Bupati Maesyal menutup sambutannya.

Sementara itu, Arwin Sulaksono, perwakilan dari Habitat for Humanity Indonesia, menyebutkan bahwa proyek ini ditujukan untuk menyediakan hunian layak bagi 110 keluarga nelayan yang sebelumnya tinggal dalam kondisi memprihatinkan.

BACA JUGA  Kejagung RI Periksa 4 Orang Saksi Terkait Perkara SKEBP Rajungan pada PT Surveyor Indonesia

Rumah yang dibangun dirancang sederhana namun fungsional, terdiri dari satu ruang tamu, dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, dan teras.

Desain rumah ini juga mempertimbangkan ketahanan terhadap bencana, termasuk gempa dan cuaca ekstrem.

Proses pembangunan ditargetkan selesai dalam enam bulan. Warga yang mampu membangun sendiri akan didorong untuk melakukannya, sementara yang kurang mampu akan mendapat pelatihan khusus.

Pelatihan ini juga diberikan kepada tukang lokal untuk memastikan standar pembangunan yang baik.

“Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan pemerintah untuk memperkuat koperasi dan meningkatkan kesejahteraan. Dengan demikian, kehidupan mereka akan lebih baik dan rumah yang mereka miliki dapat terawat dengan baik,” tambah Arwin. (Sarman/Adv)

Share :

Baca Juga

Nasional

Soal PNS Daftar Sekretariat PPS,? Ini Kata Kadis Pemkab Singkil

Nasional

Bupati dan Wakil Bupati Tangerang Siap Jalankan Program 100 Hari Kerja Usai Retreat di Magelang

Cerita Rakyat

RAT Koperasi ATH Di Desa Sengkati Baru Dipertanyakan, Pemerintah Harus Telusuri Pengurus dan Pertanggungjawaban Koperasi

Nasional

Bupati Tangerang Siap Sukseskan Program Asta Cita Presiden Prabowo

Nasional

BBS Ucap Selamat..!!!Gaji Pertama PPPK Muaro Jambi Cair 2 Bulan

Hukrim

Nah..!!! Suami di Batanghari Bakar Istri Karena Kesal Akibat Istri Tolak Hubungan Badan

Nasional

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Penggelapan Kendaraan Jaringan Internasional

Hukrim

Ingat..!!! MA dan KY Jatuhkan Sanksi Pemberhentian Tetap kepada Hakim Pelanggar Kode Etik
error: Content is protected !!