Haji Uma : Polemik Bendera Harus Segera Diselesaikan dan Usut Tuntas Penembakan di Pulo Kenari

- Penulis Berita

Kamis, 5 November 2026 - 13:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALISHUKUM.COM, BANDAACEH — Anggota DPD RI asal Aceh, H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, meminta polemik bendera segera diselesaikan secara tuntas agar tidak terus menjadi rutinitas insidental yang berujung pada jatuhnya korban jiwa.

Pernyataan tersebut disampaikan Haji Uma menyikapi dugaan insiden penembakan terhadap masyarakat di Desa Pulo Kenari, Pidie, yang dilaporkan menewaskan dua orang.

Menurut Haji Uma, persoalan bendera tidak boleh lagi dibiarkan berlarut-larut. Ia berharap pemerintah pusat dapat membaca gejolak yang berkembang di tengah masyarakat dan menerbitkan kebijakan yang konkret dengan mengedepankan azas otonomi daerah secara terukur dan objektif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita berharap problematika bendera ini segera dapat diselesaikan dengan objektif,” ujar Haji Uma.

Terkait adanya korban jiwa akibat tembakan senjata api, Haji Uma mendesak agar otoritas militer memeriksa petugas dan SOP yang digunakan dalam membubarkan massa. Ia mempertanyakan jenis amunisi yang digunakan, apakah peluru tajam atau peluru karet.

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan humanis dari aparat keamanan dalam menangani massa agar tidak kembali menimbulkan korban jiwa.

Di sisi lain, Haji Uma mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menyikapi situasi. Masyarakat diminta dapat memilah momentum keagamaan dengan agenda politik seperti bendera, serta tidak latah dan mudah terprovokasi dalam melakukan suatu tindakan.

Selain itu, ia juga meminta unsur pemerintahan di tingkat desa untuk menjalankan tanggung jawabnya. Geuchik, Tgk Imum, Mukim, serta Tuha 4 dan aparatur struktur pemerintah desa lainnya diminta memberikan arahan dan bertanggung jawab terhadap kegiatan di desa.

BACA JUGA  Polres Nagan Raya Bersama BNN Musnahkan Ladang Ganja Seluas 20 Hektare di Kawasan Pegunungan

Editor : Zahari

Berita Terkait

Wagub Aceh Berduka atas Meninggalnya Warga Pidie dalam Insiden Pengibaran Bendera
Kecelakaan Pengangkutan CPO di Aceh Barat, Tanggung Jawab CV Mestika Jaya Medan Dipertanyakan
Polres Nagan Raya Bersama BNN Musnahkan Ladang Ganja Seluas 20 Hektare di Kawasan Pegunungan
Nazirah Soroti Tantangan Ekonomi Aceh Pasc a-Otsus, Daya Saing UMKM Dinilai Kunci Kemandirian
Ekonomi Syariah Aceh Jangan Berhenti pada Label, Harus Mampu Menguatkan Rakyat

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:20

Pengelolaan BUMG Berbasis Ekonomi Syariah Dinilai Jadi Solusi Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Gampong

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:18

Kapolres Nagan Raya Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026, Tekankan Tertib Berlalu Lintas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:43

Turnamen Catur Se-Barsela Dibuka di Nagan Raya, Semarakkan Peringatan HUT ke-98 Sumpah Pemuda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:08

Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:34

Warga Kayumalue Kota Palu Dukung APH Tindak Tegas Dugaan Peredaran Narkoba

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:18

Koalisi MBG Sorot Capaian, Komitmen dan Keberlanjutan Pembangunan Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:33

PT Banda Aceh Tolak Permohonan Banding Jaksa, Putusan Lepas Terdakwa Nazir Bin Idrus Dkk Tetap Dikuatkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 20:30

Pengurus Perusahaan Sawit PT Socfindo Kebun Seunagan Serahkan Beasiswa 100 Siswa Tahun 2026

Berita Terbaru