https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Nasional

Rabu, 16 November 2022 - 19:14 WIB

Titik Terang Kematian Keluarga Kalideres di Tengah Isu Apokaliptik

JURNALISHUKUM.COM, JAKARTA – Kepolisian mengklaim telah menemukan titik terang terkait kematian satu keluarga di sebuah rumah di daerah Kalideres, Jakarta Barat.
Namun, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi tak mengungkapkan secara detail soal titik terang yang dimaksud.

Ia hanya menyebut tim gabungan masih diperlukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kasus ini secara tuntas.

“Tim gabungan Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakbar memperoleh titik terang dalam penyelidikan berdasarkan metode penyelidikan induktif maupun deduktif,” kata Hengki dalam keterangannya, Selasa (15/11).

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menyampaikan b erdasarkan penyelidikan sementara, kematian satu keluarga tersebut bukan disebabkan kelaparan.

“Tidak ke arah situ (kelaparan), tapi ini akan dibuktikan secara scientific crime investigation dulu ya, nanti kan kita di situ melibatkan kedokteran forensik kemudian kedokteran kepolisian,” ujarnya.

Kendati demikian, Zulpan belum mau menyebut soal dugaan kematian para korban. Termasuk, soal dugaan keluarga itu menganut paham apokaliptik.

“Sementara bukan karena kelaparan, tetapi penyebabnya apa karena apakah karena menganut aliran tertentu, atau ada hal lain ini masih didalami,” ucap dia.

Nasional
MENU
MASUK DAFTAR
Kanal Pemilu Tepercaya
Laporan Interaktif
Ekopedia
Edusports
Aku dan Jakarta
Features
Home
Nasional
Politik Hukum & Kriminal Peristiwa
Internasional
Asean Asia Pasifik Timur Tengah Eropa Amerika
Ekonomi
Keuangan Energi Bisnis Makro
Olahraga
Sepakbola Moto GP F1 Raket
Teknologi
Teknologi Informasi Sains Telekomunikasi
Otomotif
Tren Mobil Motor E-Vehicle
Hiburan
Film Musik Seleb Seni Budaya Music At Newsroom
Gaya Hidup
Health Food Travel Trends
Fokus
Kolom
Terpopuler
Infografis
Foto
Video
TV
Indeks
Download Apps
Ikuti Kami

Home Nasional Internasional Ekonomi Olahraga Teknologi Otomotif Hiburan Gaya Hidup Fokus Kolom Terpopuler Infografis Foto Video Indeks
ADVERTISEMENT

BACA JUGA  Dugaan Tipikor BAKTI Kemenkominto Dinaikkan Ke Tahap Penyidikan

Home Nasional Hukum Kriminal
Titik Terang Kematian Keluarga Kalideres di Tengah Isu Apokaliptik
CNN Indonesia
Rabu, 16 Nov 2022 06:41 WIB

Pihak kepolisian menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) lanjutan di rumah tempat ditemukan empat jasad satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat, Sabtu malam (12/11). (CNN Indonesia/Muhammad Naufal)

Jakarta, CNN Indonesia — Kepolisian mengklaim telah menemukan titik terang terkait kematian satu keluarga di sebuah rumah di daerah Kalideres, Jakarta Barat.
Namun, Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi tak mengungkapkan secara detail soal titik terang yang dimaksud.

Ia hanya menyebut tim gabungan masih diperlukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap kasus ini secara tuntas.

“Tim gabungan Ditreskrimum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakbar memperoleh titik terang dalam penyelidikan berdasarkan metode penyelidikan induktif maupun deduktif,” kata Hengki dalam keterangannya, Selasa (15/11).

Powered by AdSparc
Lihat Juga :

Kompolnas Sebut Keluarga Tewas Kalideres Lakukan Hal Tak Lazim
Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan menyampaikan b erdasarkan penyelidikan sementara, kematian satu keluarga tersebut bukan disebabkan kelaparan.

“Tidak ke arah situ (kelaparan), tapi ini akan dibuktikan secara scientific crime investigation dulu ya, nanti kan kita di situ melibatkan kedokteran forensik kemudian kedokteran kepolisian,” ujarnya.

Kendati demikian, Zulpan belum mau menyebut soal dugaan kematian para korban. Termasuk, soal dugaan keluarga itu menganut paham apokaliptik.

“Sementara bukan karena kelaparan, tetapi penyebabnya apa karena apakah karena menganut aliran tertentu, atau ada hal lain ini masih didalami,” ucap dia.

Temuan Buku Berbagai Ajaran Agama
Di sisi lain, Ketua Harian Kompolnas Benny Mamoto mengungkapkan bahwa kepolisian menemukan buku berbagai aliran agama di rumah keluarga Kalideres itu.

BACA JUGA  Antisipasi Musim Hujan, Pj Wali Kota Tangerang Pantau Titik Rawan Banjir

Kata Benny, temuan itu masih didalami lebih lanjut oleh penyidik. Termasuk, untuk mendalami dugaan bahwa keluarga itu menganut paham apokaliptik.

“Betul sekali, Kompolnas menerima informasi dari Polres Jakarta Barat bahwa di TKP ditemukan beberapa buku yang berisi ajaran beberapa agama,” kata Benny saat dikonfirmasi, Selasa (15/11).

Tak hanya itu, Benny turut menyebut bahwa keluarga tersebut kerap melakukan hal tak lazim, salah satunya menggunakan alas kaki plastik. Informasi ini, berdasarkan keterangan saksi yang mengaku sempat melihat hal tersebut.

“Beberapa saksi pernah melihat beberapa (korban) memakai alas kaki plastik,” kata Benny kepada wartawan, Selasa (15/11).

Selain itu, beberapa hal tak biasa lainnya juga disampaikan, seperti ketiadaan listrik dan makanan di rumah itu. Menurutnya, hal-hal tersebut bisa menjadi alasan polisi memberi ruang untuk banyak motif dalam kasus itu.

“Melihat adanya hal-hal yang tidak biasa, seperti korban menutup diri dari keluarga, menggunakan alas kaki ditutup plastik, tidak mau ada listrik dan tidak ada makanan di TKP,” ucap Benny.

Polisi Temukan Mobil Keluarga yang Tewas
Teranyar, polisi akhirnya berhasil menemukan mobil milik keluarga Kalideres yang tewas. Diketahui, mobil itu tak ada di rumah saat empat anggota keluarga itu ditemukan tak bernyawa.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi mengatakan mobil jenis Honda Brio itu ternyata dijual oleh sang paman, Budiyanto Gunawan, yang juga merupakan satu dari empat korban tewas.

Hengki menyebut menyebut mobil berpelat nomor B-2601-BRK ini dijual oleh sang paman ke sebuah showroom di Kalideres pada Januari lalu seharga Rp160 juta.

Jurnalis Hukum : Nurlela/Sumber : CNN Indonesia

Penanggungjawab : Heriyanto S.H.,C.L.A

 

Share :

Baca Juga

Nasional

KPU Teluk Bintuni Tetapkan DPS Dari 24 Distrik

Nasional

Sebanyak 35 Personil Gabungan Polres Pegaf, Basarnas, TNI Diterjunkan Lakukan Pencarian Korban Pasca Banjir Bandang di kampung Jim (Meyes) Distrik Catubouw Kabupaten

Infrastruktur

Diduga Tak Kantongi Izin Lengkap, Pembangunan Menara Telekomunikasi di Kampung Kosambi Disorot

Nasional

Toni Harmanto, Kapolda Jatim Pengganti Teddy Minahasa

Nasional

Perpisahan Sederhana, Kenangan Mendalam: Siswa SDN Koper 2 Kresek Lulus dengan Bangga

Nasional

Razman Nasution Harus Diberi Efek Jera

Infrastruktur

Selain Bohongi Publik, RSUD Hamba Muara Bulian Hamburkan Uang Negara

Nasional

Kepala Distrik Masyeta Minta Pemerintah Kabupaten dan Provinsi Fokus pada Pertanian Lokal
error: Content is protected !!