Kadis PUTR Batanghari Tebar Hoax, Terkait Soal Pembangunan Jalan Kabupaten Di Mersam Seorang Anak Laki-Laki Yang Tenggelam Di Sungai Batanghari Semalam Sudah Di Temukan Baru Setahun Di Bangun, Plafon Gedung Puskesmas Luncuk Runtuh Bikin Heboh…!!! Mobil Pejabat Batanghari, Berplat Merah Diduga Isi Minyak Subsidi Nah..!!! Sopir Mobil Grand Max Hangus Terbakar di Jalan Lintas Bongo Jambi

Home / Tanjabbar

Kamis, 16 Februari 2023 - 20:37 WIB

Sungai Menjadi Imbas Pembuangan Sampah Di Wilayah Pesisir Kuala Tungkal

JURNALISHUKUM.COM, TANJABAR- Kebiasaan buruk yang dilakukan oleh Masyarakat di wilayah Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat terhadap persoalan pembuangan sampah masih sangat sulit untuk dipecahkan. Hal itu terpantau jelas pada kebiasaan masyarakat yang sengaja membuang sampah di kolong rumah dan aliran sungai ditambah lagi posisi tersebut merupakan daerah air pasang surut.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanjabar mengungkapkan, dalam sehari rata-rata produksi sampah masyarakat di Tanjabar mencapai 239 ton perhari, Mayoritas sampah diproduksi dari rumah tangga, seperti plastik dan lain sebagainya.

DLH sendiri juga menyampaikan jika saat ini DLH hanya mampu mengangkut 41 ton perhari dan selebihnya masyarakat membuang sampah tersebut ke anak sungai, bawah rumah dan ke laut.

Berdasarkan dari pantauan Mahasiswa Pecinta Alam Stai An-Nadwah Kuala Tungkal di kelurahan kampung Nelayan. Dimana Tungkal Satu dan Tungkal Dua terlihat begitu parah. Pasalnya setiap kolong rumah dan aliran sungai tertumpuk oleh sampah plastik yang di biarkan begitu saja (sengaja di buang).

Penampakan tumpukan sampah di aliran sungai

Sebagai Ketua RT 12 Kelurahan Tungkal Dua Rizal mengataka, memang sebagian besar masyarakat masih membuang sampah di kolong rumah dan aliran sungai. Keterbatasan tempat sampah dan tempat sampah yang jauh salah satu menjadi penyebab masyarakat membuang sampah tidak pada tempatnya. Dan menurutnya, hingga saat ini belum ada sosialisasi mengenai dampak dari sampah itu sendiri sehingga masyarakat kurang peduli.

“Kami berharap pemerintah bisa memberikan edukasi kepada masyarakat, fasilitas tempat sampah di lorong – lorong yang tidak di lalui mobil petugas sampah, besar harapan petugas tidak hanya mengambil sampah di jalan besar tapi di setiap lorong juga ada petugas yang masuk untuk mengambil sampah di setiap rumah sehingga sampah tersebut tidak lagi terbuang ke kolong rumah, aliran sungai dan bisa terkelola dengan baik,” harapnya.

BACA JUGA  Bupati Tanjab Barat Puji Kreasi Anak Daerah di Festival Arakan Sahur

Sementara itu, Ketua Mahasiswa Pecinta Alam Stai An-Nadwah Kuala Tungkal Miftahul Amin mengatakan, terkiat persoalan sampah di wilayah pesisir menjadi semakin kompleks. Aliran saluran, sungai semuanya bermuara pada wilayah pesisir kita. Pengelolaan sampah yang kurang baik di wilayah hulu akan terdampak pada wilayah hilir dan sampai di pesisir.

“Tentu saja masyarakat perikanan (nelayan) yang paling menerima dampak negatif jika tidak ada penanggulangan secara kolaboratif. Belum lagi adanya tambahan sampah domestik, sampah industri dari kawasan pemukiman di pesisir. Ini semua terdekomposit di pesisir dan lautan kita.
Dampaknya tentu berpotensi terhadap kesehatan ikan baik untuk pertumbuhannya maupun pada kualitas daging ikan tersebut. Selanjutnya ikan tersebut dikonsumsi oleh kita dan generasi kita sendiri.”tuturnya.

Pewarta: Mubarak Tjb

Editor: Prisal Herpani

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Breaking News..! Si Jago Merah Kembali Lahap Pemukiman Warga Tanjabar

Tanjabbar

Satu dari Tiga Korban Lakalantas di Sungai Nibung Meninggal Dunia

Tanjabbar

Dihari Libur Bulog Kuala Tungkal Tetap Layani Masyarakat

Tanjabbar

Nah..!!!Tanpa Rekomendasi Kemenag, Jamaah Umrah dan Haji Bisa Urus Paspor

Tanjabbar

Bupati Tanjabar Sambut Baik Kedatangan Audiensi Tokoh Masyarakat Jambi

Tanjabbar

Volume Beras ASN Tanjab Barat Diduga Kurang dari 6,035 Kilogram

Tanjabbar

TNI-Polri Bantu Amankan Tabligh Akbar Bersama Senkom dan Ormas Lainnya

Tanjabbar

Nah…!!! Ini Kronologis Mobil Inova Bawa 5 Penumpang Masuk Parit di Desa Muntialo Betara