https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Cerita Rakyat

Kamis, 9 Februari 2023 - 08:03 WIB

Pemdes Batu Penyabung Sarolangun Adakan Acara Adat Penurunan Pseko

JURNALISHUKUM.COM, SAROLANGUN – Pemerintah Desa (Pemdes) Batu Penyabung Kecamatan Bathin VIII Kabupaten Sarolangun, Jambi, kembali mengadakan acara adat penurun Pseko. Bahkan dalam acara tersebut

juga dalam rangka penurunan pseko sebagai tanda pergantian kepemimpinan yang ada di Desa Batu Penyabung.

Dalam acara ini juga dihadiri oleh Camat Kecamatan Bathin VIII, Seluruh kades dan lurah sekecamatan, terutama disini yang lebih khususnya kades Mentawak Baru, Air Hitam yang mana kades tersebut merupakan putra asli Batu Penyabung serta yang turut hadir adalah ketua bidang dakwah dan pengembangan masyarakat MUI Provinsi Jambi Dr. H. Hermanto Harun, Lc, M.Hi.

Dalam sambutannya camat bathin VIII, Ario L Fajrin, bahwa turut bangga atas terlaksananya acara adat di desa Batu Penyabung ini. Bahkan, ketua pelaksana Saidina Umar H mengatakan, ini merupakan acara puncak adat dari Desa Batu Penyabung, acara ini juga sudah puluhan tahun tidak ada lagi dan akhirnya sekarang bisa terlaksana kembali.

“Dalam acara adat penurunan pseko ini juga ada penyampaian sejarah asal mula berdirinya desa Batu Penyabung dan memperlihatkan pseko-pseko yang dipimpin oleh tokoh masyarakat desa Batu Penyabung Lukman Majid,” katanya.

Ditempat yang sama, Dr. H. Hermanto Harun, Lc, M.Hi mengatakan, bahwa dalam piagam peninggalan sejarah Batu Penyabung ini didalamnya bercerita tentang cerita nabi dan hawa yang digoda oleh iblis dan ular besar.

“Selain cerita nabi adam ini ada pula tentang hukum-hakam atau pun norma-norma yang harus dipatuhi di batu penyabung ini. Bahkan, pemimpin pertamo Batu Penyabung ini bernama Said Abdullah yang kemungkinan besar memiliki hubungan tali darah dengan yaman ataupun turki dan juga bisa jadi ada hubungannya dengan penyebaran islam pertama di batu penyabung ini,” jelasnya.

BACA JUGA  Ratusan Warga Padati Pelataran Mesjid Siraturahim Menyambut Datangnya Bulan Suci Ramadhan 1444 Hijriah

Dalam acara ini juga, selanjutnya pengukuhan gelar dilakukan oleh ketua LAM Batu Penyabung M. Ali Napiah kepada Kades Batu Penyabung Saidina Ali F yang mendapatkan gelar Rio Pamuncak Sakti Nan Tuo.

Sementara itu, Ketua LAM Batu Penyabung juga berpesan untuk menjaga adat ini jangan sampai rusak.

Disamping itu, acara ini ditutup dengan bacaan tahlil dan doa bersama untuk negeri yang dipimpin oleh KH. M. Atiq Ahmad dan setelah acara seluruhnya menyantap hidangan atau makan bersama yang telah disediakan. (*)

Share :

Baca Juga

Cerita Rakyat

Karyudi Sutajah Putra : Akhirnya Pagar Laut Itu Tak Bertuan

Cerita Rakyat

Gelar Sertifikasi Guru Terjemahann Al-qur’an, Ini Pesan Ustadz Ahmad Mirzaq

Cerita Rakyat

Ketua MPR RI Bamsoet Dorong Pemanfaatan Teknologi Artificial Intelligence Karya Anak Bangsa Untuk Legislasi Review Pembenahan Hukum Nasional

Cerita Rakyat

RAT Koperasi ATH Di Desa Sengkati Baru Dipertanyakan, Pemerintah Harus Telusuri Pengurus dan Pertanggungjawaban Koperasi

Cerita Rakyat

Uang Iuran BPJS Kesehatan Da’i dan Guru PAMI di Batanghari Bikin Heboh

Cerita Rakyat

Wah..!!! Ini Ada Suami Istri Di Vonis Penjara Akibat Koleksi Foto Bugil Seorang ART

Cerita Rakyat

Nah…!!!Masjid Tertua Di Kabupaten Tebo Nyaris Roboh

Cerita Rakyat

Harga Getah Karet di Batanghari Turun
error: Content is protected !!