https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Nasional

Senin, 11 September 2023 - 15:18 WIB

Nah..!!! Aktivis Permahi Desak Pemerintah Atasi Kenaikan Harga Beras

JURNALISHUKUM.COM, ACEH – Ketua Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Cabang Aceh, Muhammad Rifqi Maulana menekankan, pentingnya respons cepat dari Pemerintah Daerah dalam menghadapi lonjakan harga beras Adapun rata-rata kenaikan harga beras berkisar Rp10.000,- hingga Rp20.000,- lebih untuk beras kemasan 25 kilogram.

Naiknya harga beras ini dikeluhkan pedagang hingga pembeli. Kenaikan tersebut dikarenakan berkurangnya pasokan beras kepasar di akibatkan kemarau berkepanjangan. kebutuhan pokok beras yang isinya 15 kg.

Bahkan, pada bulan februari 2023 harganya Rp. 172 ribu. pada bulan juni harganya Rp.182 ribu naik lagi pada bulan agustus 2023 harga menjadi Rp.192 ribu. dan bulan september 2023 sekarang ini harga beras 15 kg menjadi Rp. 205 ribu.

“Ya, ini menunjukkan harga mencapai 20%. kalau beras sudah naik 20 maka akan naik barang kebutuhan pokok lainnya,” katanya.

Muhammad Rifqi Maulana, Ketua Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia Cabang Aceh meminta agar Dinas Koperasi dan Perdagangan (Diskoperdag) serta Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Provinsi Aceh segera mengambil langkah-langkah konkret untuk menangani masalah ini.

Menurutnya, situasi ini memerlukan tanggapan serius terutama mengingat kenaikan harga beras dipicu oleh musim kemarau yang durasinya belum pasti.

Situasi saat ini menuntut Bidang Ketahanan Pangan untuk segera bertindak. Stok beras dalam ketahanan pangan harus dimanfaatkan untuk menstabilkan harga dan mengatasi potensi kelangkaan.

“Penggunaan stok dalam ketahanan pangan dapat membantu menekan lonjakan harga dan mengantisipasi kelangkaan,” ujarnya.

Perbaikan sistem irigasi juga menjadi penting dalam kondisi saat ini. Irigasi memiliki peran kunci sebagai sumber air selama musim kemarau.

“Kerusakan dalam sistem irigasi saat ini akan berdampak negatif pada produksi dan hasil panen padi, yang pada gilirannya meningkatkan harga beras,” paparnya.

BACA JUGA  Kelulusan Anak Kandung Pj Sekda Batang Hari Pada Pengadaan PPPK Harus Di Bongkar

Rifqi mendesak Dinas Pertanian untuk melakukan perbaikan pada sistem irigasi, karena irigasi yang efisien akan membantu menjaga hasil panen saat musim kemarau tiba.

“Pentingnya perhatian pada perbaikan irigasi telah diingatkan sejak dulu, namun respons dari dinas terkait belum memadai hingga saat ini,” jelasnya.

Untuk meredam kenaikan harga beras, Permahi meminta Dinas Perdagangan untuk mengimplementasikan operasi pasar.

“Saya mengharapkan dan akan mendorong Dinas Perdagangan untuk melaksanakan operasi pasar,” katanya lagi.

Operasi pasar ini diharapkan dapat membantu warga ekonomi menengah ke bawah, guna mendapat bahan pangan dengan murah dan terjangkau. Selain itu operasi pasar ini untuk menekan inflasi. (Ist)

Share :

Baca Juga

Batang Hari

Diduga, Kadis PdK Batanghari Naikkan Anggaran Program Literasi, Kepala SD Mengeluh

Cerita Rakyat

Ini Cerita Dari Tanah Sirah Nagari Sungai Batang Kabupaten Agam Maninjau Sumatera Barat,? Info Selengkapnya

Nasional

Mediasi LMA 7 Selesaikan Sengketa Jalan Simei-Obo

Nasional

Basarnas Turunkan 6 Penyelam Cari Jasad Pilot Helikopter di Perairan Belitung Timur

Nasional

Hari Pers Sedunia : IWO Kerjasama Dengan Kedutaan Besar Ukraina

Nasional

Nah…!!! MKMK Putuskan 6 Hakim MK Langgar Etik, Disanksi Teguran Lisan

Nasional

PRI Bumi Desak Penegakan Hukum atas Dugaan Perkebunan Ilegal PT MPG di Tanjabtim

Nasional

Pasien Donor Darah di RSUD Hamba Muara Bulian Batanghari Bukan Malpraktek,? Ini Kata Dokter Ahli Saraf
error: Content is protected !!