Kadis PUTR Batanghari Tebar Hoax, Terkait Soal Pembangunan Jalan Kabupaten Di Mersam Seorang Anak Laki-Laki Yang Tenggelam Di Sungai Batanghari Semalam Sudah Di Temukan Baru Setahun Di Bangun, Plafon Gedung Puskesmas Luncuk Runtuh Bikin Heboh…!!! Mobil Pejabat Batanghari, Berplat Merah Diduga Isi Minyak Subsidi Nah..!!! Sopir Mobil Grand Max Hangus Terbakar di Jalan Lintas Bongo Jambi

Home / Sumatera Utara

Jumat, 8 September 2023 - 18:56 WIB

Loloskan Pendaftar Tak Memenuhi Syarat, P2K Desa Penjahitan diminta Batalkan Dua Bakal Calon

JURNALISHUKUM.COM, ACEHSINGKIL –  Pihak Pemerintah Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil melaksanakan Rapat Koordinasi Penyelesaian Keberatan Masyarakat terkait dengan sengketa Penetapan Bakal Calon Keuchik Desa Penjahitan Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil, Jum’at (08/09/2023), bertempat di Kantor Camat setempat.

Masyarakat Desa Penjahitan melalui Kuasa Hukumnya Muhammad Rifai, S.H., M.H. kepada awak media mengatakan pasca ditetapkannya kembali susunan Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) Desa Penjahitan yang baru masih terdapat sejumlah persoalan dalam pelaksanaan Pemilihan Keuchik secara Langsung di Desa itu.

Rifa’i menjelaskan P2K Desa Penjahitan dalam melakukan verifikasi terhadap Bakal Calon tersebut telah bertentangan dengan ketentuan Pasal 13 Qanun Aceh Nomor 4 Tahun 2009 tentang Tata Cara Pemilihan Dan Pemberhentian Keuchik Di Aceh dan Pasal 22 Peraturan Bupati (Perbup) Aceh Singkil Nomor Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Pemilihan Keuchik Secara Serentak dalam Wilayah Kabupaten Aceh Singkil.

“Mengacu pada regulasi tersebut mengenai salah satu syarat yang harus dipenuhi yaitu terdapat dalam huruf f yang menyatakan bahwa Calon Keuchik harus berumur paling rendah 25 (dua puluh lima) tahun pada waktu penutupan pendaftaran bakal calon, sedangkan pada waktu pendaftaran sebagai bakal calon Keuchik Penjahitan atas nama Rudi Limbong baru berumur 24 Tahun 10 Bulan sebagaimana bukti dokumen yang terlampir dalam berkas pencalonan yang bersangkutan,” Terangnya.

Ditambahkannya, Berdasarkan Surat Keputusan Bupati Aceh Singkil Nomor.188.45/249/2023 tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Keuchik Serentak Dalam Kabupaten Aceh Singkil Tahun 2023, masyarakat dapat menyampaikan keberatan atas Bakal Calon Keuchik yang telah diumumkan sejak tanggal 05 sampai dengan tanggal 10 September 2023.

“Atas dasar itu maka Klien kami dari masyarakat Desa Penjahitan telah menyampaikan keberatannya kepada pihak P2K Desa Penjahitan pada tanggal 05 September lalu,” jelas Rifa’i.

BACA JUGA  Permasalahan PT Fajar Bayzuri Dengan Masyarakat Diduga Pihak Pemerintahan Kabupaten Nagan Raya Kongkalikong Dengan Perusahaan

Selain Bakal Calon atas nama Rudi Limbong, masyarakat Desa Penjahitan juga mengajukan keberatan terhadap Bakal Calon atas nama Khairul Bancin karena terdapat perbedaan identitas dalam ijazah dan tidak melampirkan legalisir dari pejabat yang berwenang pada saat mendaftar.

“Keberatan terhadap Bakal Calon atas nama Khairul Bancin yang ikut diloloskan oleh P2K karena terdapat perbedaan Data dalam Ijazah yang bersangkutan, Pada ijazah SD tertulis Kairul sedang kan Ijazah Paket B tertulis Khairul Bancin, inilah yang menimbulkan persoalan karena menyangkut dokumen otentik apakah benar dia memiliki ijazah maka harus dikonfirmasi kepada sekolah yang bersangkutan dan sampai saat ini fotocopy ijazah nya tidak dilegalisir pejabat yang berwenang,” Tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Aceh Singkil Azwir, SH., yang ikut hadir dalam acara tersebut menyampaikan pengarahan kepada P2K Desa Penjahitan agar melaksanakan tugas Pilchiksung sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kami harap kepada P2K Desa Penjahitan yang baru agar melaksanakan tugas dengan cermat dan teliti serta tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk menghindari hal-hal yang tidak kita inginkan,” Kata Azwir.

Pada kesempatan itu, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Gunung Meriah Ipda. M Sabri, SPdi., MH., Turut menyampaikan pesan kepada P2K Desa Penjahitan dan seluruh pihak terkait untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa Penjahitan.

“Kita semua disini bersaudara jangan sampai hanya karena persoalan beda pilihan kita menjadi pecah dengan sesama kita,” ujarnya.

Diketahui pada tahun ini sebanyak 49 (empat puluh sembilan) desa di Kabupaten Aceh Singkil sedang melaksanakan pemilihan keuchik secara langsung (Pilchiksung). (Ist)

Share :

Baca Juga

Sumatera Utara

Masyarakat Seuneuam Ujong Raja Memohon Pemkab Nagan Raya Segera Selesaikan Sengketa Tanah

Sumatera Utara

Kompanye Terbuka Partai SIRA Dilapangan Volly Desa Padang Panyang Kecamatan Kuala Pesisir

Sumatera Utara

Pemkab Nagan Raya Lepaskan Jama’ah Umroh Juara Musabaqah Tilawatir Qur’an Ke XXXV Thn 2022 

Sumatera Utara

Pleno Terbuka Rekap Penetapan Rekapitulasi Hasil Perhitungan Suara Kecamatan Kuala Pesisir Selesai

Sumatera Utara

Rakor Dan Evaluasi Pelaksanaan Aksi Percepatan Penurunan Konvergensi Intervensi Penurunan Stunting

Sumatera Utara

Pengerjaan Proyek di Jalan Alue Bata Kuala Tadu Terkesan Amburadul

Sumatera Utara

Pembakaran Tankos PKS PT Ensen Lestari Gagak Tetap Berlanjut, Tak Hiraukan Kondisi Masyarakat 

Batang Hari

Nah…!!!Aktivitas Angkutan Batubara Di Jambi Kembali Dihentikan Sementara