Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi, Kadis PUTR Batanghari Tebar Hoax, Terkait Soal Pembangunan Jalan Kabupaten Di Mersam Seorang Anak Laki-Laki Yang Tenggelam Di Sungai Batanghari Semalam Sudah Di Temukan Baru Setahun Di Bangun, Plafon Gedung Puskesmas Luncuk Runtuh Bikin Heboh…!!! Mobil Pejabat Batanghari, Berplat Merah Diduga Isi Minyak Subsidi

Home / Hukrim

Kamis, 16 Februari 2023 - 09:37 WIB

Laporan Dirut PT JBS di Polres Batanghari Minta Segera di Gelar

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Laporan Direktur Utama (Dirut) PT Jambi Bara Sejahter (JBS), berinisial MGN di Mapolres Batanghari akan segera digelar perkara. Dimana laporan tersebut terkait dengan tindak pidana Pasal 378, Penipuan 406 Perusakan KUHPidana dan Sub Perpu 51 Tahun 1960 tentang larangan pemakaian tanah tanpa izin yang berhak atau kuasanya.

“Saya minta kepada pihak penyidik Polres Batanghari segera menggelar laporan kami, dan sudah mendapatkan informasi dari pihak penyidik Polres Batanghari, bahwa MGN ini sudah di panggil dan dimintai keterangan awal pada Selasa (14/2),” kata Heriyanto S.H.,C.L.A kuasa hukum pelapor, Kamis.

Dia juga mengatakan, perkara ini harus dianggap serius, karena perkara ini adalah hak masyarakat yang sudah dizolimi oleh pelaku usaha pertambangan batubara. Bahkan, dalam aktivitas pertambangan pelaku usaha ini wajib melakukan tanggungjawab terhadap masyarakat sebelum beraktivitas.

“Sampai hari ini, kami masih memberi waktu kepada pelaku usaha ini untuk beritikad baik dan menggantikan kerugian yang dialami klien saya itu,” ujarnya.

Sebelumnya, mantan Kepala Desa Sungai Lingkar, MHD sudah dipanggil sebagai saksi dan juga saksi lainnya untuk dimintai keterangan. Dimana MHD juga diduga ikut bertanggungjawab dalam kerugian kliennya dalam aktivitas pertambangan milik PT Kasongan Mining Mills sebagai pemilik IUP.

Perlu untuk kita ketahui, terhadap laporan ini, bahwa Ladi Bin Radin Jawa merupakan seorang anak dari nenek Sopiyah. Mereka memiliki lahan perkebunan karetnya seluas 7,6 hektar di Desa Sungai Ruan Ulu kecamatan Maro Sebo Ulu. Dimana, dari luas 7,6 hektar itu, lebih kurang 6 hektar sudah dirusak oleh pihak perusahaan.

Bahkan, dari 6 hektar yang dirusak, yakni lebih kurang 2 hektar sudah di produksi oleh pihak PT JBS dan 4 hektar lagi dijadikan tempat pembuangan tanah atau Disposal sejak Bulan Juli sampai November 2022 lalu.

BACA JUGA  Jelang Akhir Tahun, Polres Batanghari Gelar Konferensi Pers

Sementara itu, sebelum membuat laporan polisi, pihaknya juga sudah mengirim surat Somasi atau teguran kepada pihak perusahaan, namun hal tersebut tidak ditanggapi dan alasan Terlapor yang merupakan Dirut PT JBS bahwa dirinya tidak dapat memutuskan persoalan itu, sebab mereka memiliki 4 rekanan lainnya yang ikut bertanggungjawab dalam penambangan Batubara di lahan tersebut.

Disamping itu, pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada pihak jajaran Polres Batanghari, terdiri dari Kapolres Batanghari, Wakapolres Batanghari, Kasatreskrim Polres Batanghari dan Pengawas Penyidik Polres Batanghari, yang sudah melayani dengan cepat, tepat, transparan, akuntabel dan tanpa imbalan terhadap laporan kliennya ini. (Tim)

Share :

Baca Juga

Hukrim

Satreskrim Polres Merangin Berhasil Amankan Pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang

Hukrim

Kapolres Nagan Raya Ingatkan Masyarakat Agar Berhati Hati Terhadap Modus Penipuan Mencatut Nama Pejabat Daerah

Batang Hari

Ibrahim Disebut Camat Pemayung Minta Stemple, Dari Dugaan Tiga Oknum Anggota DPRD Batanghari Terima Uang Dari Sengketa Tanah

Hukrim

Seorang Wartawan Online Di Aniayah Oknum Staff Humas DPRD Muaro Jambi, PH Minta Polisi Tindak Tegas

Hukrim

Polres Batanghari Lakukan Rekontruksi Pembunuhan Warga SAD

Cerita Rakyat

Isu Dugaan Illegal Drilling di Hutan Senami Batanghari Kian Menghebohkan, Kemana Aparat

Hukrim

Dua Orang Tersangka Pembunuh SAD di Batanghari Diancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Hukrim

Diduga, Illegal Drilling di Desa Jebak Muaratembesi Batanghari Memakan Korban Dan Terbakar
error: Content is protected !!