Warning: Undefined variable $google_font_paragraph in /home/jurnalis/public_html/wp-content/themes/nomina/functions.php on line 1345

Deprecated: ltrim(): Passing null to parameter #1 ($string) of type string is deprecated in /home/jurnalis/public_html/wp-includes/formatting.php on line 4558

Lagi, Galian C Stockpile Batubara Milik PT. DPP di Desa Tenam Batanghari Kembali Disoal

- Penulis Berita

Jumat, 22 September 2023 - 17:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Galian C di Lokasi Stockpile di Desa Tenam Kecamatan Muarabulian Kabupaten Batanghari, Jambi, diduga tidak memiliki izin milik PT. Deli Pertama Pelabuhan (DPP) kembali disoal. Dimana, persoalan ini belum terjawab, karena sebelumnya Stockpile Batubara tersebut di miliki oleh PT. Bara Ria Sukses (BRS) dan di Akuisisi ke PT. DPP.

Damanhuri, yang mengakui sebagai Humas PT. DPP membenarkan, bahwa pemilik perusahaan Stockpile Batubara di Desa Tenam di miliki oleh seorang pengusaha dari Jakarta.

“Sepengetahuan saya, sebelumnya Stockpile Batubara ini dimiliki BRS, kemudian diambil alih oleh DPP, direktur utama perusahaan ini bernama Hadiono dari Jakarta,” kata Damanhuri, yang juga mengakui mantan Kepala Desa Tenam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia juga mengatakan, terkait dengan galian C yang dilakukan oleh pihak perusahaan di sungai Batanghari untuk membuat kedalaman sungai, karena kapal atau ponton akan mendarat di Stockpile Batubara itu.

“Benar, untuk melakukan pendalaman dasar sungai dilokasi Stockpile itu dan mengenai izin, saya rasa sudah lengkap, termasuk amdalnya,” ujarnya.

Foto : Terlihat alat-alat PT. DPP yang berada di lokasi Stockpile Batubara di pinggir sungai Batanghari di Desa Tenam Kecamatan Muarabulian Batanghari, Jambi.

Beda halnya apa yang disampaikan oleh masyarakat setempat, bahwa galian C yang dilakukan oleh pihak perusahaan tersebut diduga tidak memiliki izin. Begitu juga dengan lokasi stockpile, tidak sembarangan orang memasukinya.

“Sepertinya untuk saat ini aktivitas perusahaan tersebut agak tertutup dan jika mau memasuki lokasi ini tidak bisa menggunakan roda 4, akan tetapi kita harus memakai roda 2,” kata warga.

Dia juga mengatakan, jika ada orang yang ingin memancing ikan di sungai Batanghari, dengan menggunakan jalan perusahaan. Dan jika dilihat oleh petugas perusahaan, maka akan diusir dan tidak boleh memasuki kawasan stockpile batubara ini.

“Orang sembarangan di larang memasuki stockpile batubara ini, termasuk orang Tempatan bang. Padahal, perusahaan ini belum melakukan aktivitas penumpukan batubara di lokasi Stockpile, hanya saja aktivitas galian C terus berjalan,” jelasnya.

BACA JUGA  Heboh..!!! Perangkat Desa Tuntut Gaji dan Dana Operasional yang Terhutang Oleh Pemkab Batanghari

Pantauan Jurnalishukum.com dilapangan, melihat satu unit kapal penyedot pasir dengan terpasang sebuah selang karet yang besar, lurus dan panjang sekitar lebih kurang 100 meter membentang menuju kolam yang diduga tempat pembuangan pasir sedotan galian C.

Alhasil, dilokasi pembuangan pasir tersebut terlihat tumpukan pasir dengan jumlah yang banyak. Kemudian lokasi pembuangan pasir ini tidak jauh dari Stockpile Batubara milik PT. DPP di desa Tenam.

Foto : Terlihat tumpukan pasir yang menimbuni pinggir kolam yang tidak jauh dari Sungai Batanghari. Ini merupakan hasil sedotan mesin yang merupakan galian C pihak PT. DPP di Desa Tenam Kecamatan Muarabulian.

Bahkan tidak lama dilokasi tersebut, seorang yang mengakui petugas perusahaan datang dan mengatakan tidak boleh sembarangan masuk ke lokasi ini. Sebab terlebih dahulu minta izin dari pihak perusahaan.

“Kalian siapa dan dari mana, kemudian apa tujuan kalian masuk kesini. Jika ada masalah, silahkan ke kantor saja. Disini dilarang selain pihak perusahaan,” kata petugas tersebut dengan nada tinggi.

Tidak lama setelah itu, ada seorang pekerja yang sedang berjalan menuju portal perusahaan dan seorang pekerja tersebut mengakui dirinya orang Indonesia timur dan dia membenarkan bahwa penggalian pasir di dasar sungai batanghari ini baru berlangsung lebih kurang satu bulan.

“Baru sebulan saya disini bang dan untuk pengerukan pasir di dasar sungai itu baru berjalan lebih kurang selama seminggu,” ujarnya.

Sementara itu, Andi, Kepala Seksi Pemerintahan Desa Tenam mengungkapkan, bahwa untuk izin aktivitas perusahaan tersebut tidak begitu mengetahui, sebab secara langsung persoalan Stockpile Batubara itu sepertinya juga tertutup.

“Coba tanya sama Kepala Desa l, nanti saya salah jawab dan biasanya jika ada masalah, saya pasti mendapat laporan, karena saya kasi pemerintahan disini,” tandasnya.

Disamping itu, dia juga membenarkan bahwa perusahaan Stockpile Batubara yang tidak jauh dari Kantor Desa Tenam ini milik PT DPP dan untuk mengenai izin Galian C, pihak Pemerintahan Desa sama sekali tidak tahu.

BACA JUGA  Diduga Oknum Anggota Polsek Mendahara Ulu Tanjabtim Aniayah Warga

“Begitu lah bang, kalau untuk izin Galian C itu, saya tidak tahu dan juga tidak ada laporan dari pihak perusahaan mengenai aktivitas mereka,” katanya lagi.

Jurnalis Hukum : Heriyanto S.H.,C.L.A

Berita Terkait

Kejari Nagan Raya Musnahkan Barang Bukti dari 25 Perkara, Sabu Seberat 862,17 Gram Ikut Dimusnahkan
Nah..!!! Akuisisi PT BEI Kepada Bbei Group di Desa Mersam Kembali di Soal dan Aktivitas Perusahaan Ikut di Pertanyakan
Ironis! Gaji Tak Kunjung Cair, Mantan Kepala Desa Pilih Lepas Jabatan dan Hijrah ke Kaltim
Seorang Pelaku PETI di Desa Padang Kelapo MSU Meninggal Dunia, Diduga Tertimbun Tanah dan Siapa Camel,?
KPK RI OTT Bupati Langkat, Dugaan Pengadaan Seragam Sekolah di Dinas Pendidikan Tanjabtim Juga Harus di Periksa
Peredaran Sabu di Sridadi Digagalkan, Polisi Amankan Pria dan 17 Paket Narkotika
Nah..!!! Dinilai Abaikan Abrasi dan Sampah Pesisir, Aktivis Soroti Konsistensi Gubernur Jambi Al Haris
Politisi Gerindra Aceh Singkil Dilaporkan Ke Polisi, Terkait Dugaan Penipuan Rekrutmen Pendamping Desa

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:15

Operasi Sarang Narkoba, Polda Jambi Amankan 213 Orang dan Sita 2,69 Kg Sabu

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:30

Polda Jambi Gelar Konferensi Pers, Ungkap 32 Kasus PETI Sepanjang Januari–Oktober 2026

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:58

Polres Morowali Berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana Dengan Modus Pecah Kaca Mobil

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:28

Jajaran Polres, BNN dan Subdenpom XXIII/1-4 Morowali Gelar Patroli KRYD di Sejumlah Penginapan 

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:18

Kapolres Nagan Raya Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Seulawah 2026, Tekankan Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

Sat Reskrim Polres Nagan Raya Amankan Terduga Pelaku Tambang Emas Ilegal,Sejumlah Barang Bukti Disita

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:55

Cegah Pelanggaran dan Perkuat Integritas, Polda Jambi Tekankan Personel Jadi Polisi yang Dicintai Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:01

Respons Cepat, Personel Satbrimob Polda Jambi Padamkan Kebakaran Lahan di Merangin

Berita Terbaru