Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi, Kadis PUTR Batanghari Tebar Hoax, Terkait Soal Pembangunan Jalan Kabupaten Di Mersam Seorang Anak Laki-Laki Yang Tenggelam Di Sungai Batanghari Semalam Sudah Di Temukan Baru Setahun Di Bangun, Plafon Gedung Puskesmas Luncuk Runtuh Bikin Heboh…!!! Mobil Pejabat Batanghari, Berplat Merah Diduga Isi Minyak Subsidi

Home / Hukrim

Sabtu, 9 Maret 2024 - 15:42 WIB

Lagi, Dugaan Penyimpangan Anggaran Pengadaan Komputer Di Dinas PdK Batanghari Jadi Sorotan

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Dugaan penyimpangan anggaran pengadaan komputer di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PdK) Batanghari, Provinsi Jambi, melalui dana alokasi khusus (DAK) Tahun 2022 lalu menjadi sorotan. Dimana, dalam pekan ini sejumlah aktivis yang tergabung ke dalam LSM Mappan Jambi melakukan aksi ke Kejaksaan Agung (Kejagung) RI di Jakarta.

“Ya, kemarin rekan kita yang tergabung ke LSM Mappan juga melakukan aksi di depan Kejagung dan menuntut pihak Kejagung ikut mengungkapkan dugaan penyimpangan anggan komputer di Dinas PdK Batanghari ini,” kata salah seorang Aktivis Jambi yang enggan namanya disebut, Sabtu.

Dia juga mengatakan, bahwa dalam persoalan pengadaan ini sudah menjadi sorotan Publik dan banyak dikalangan masyarakat di Batanghari meminta penyimpangan pengadaan komputer ini segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum (APH).

“Ini persoalan serius bagi kita untuk menyelamatkan uang Negara dan di harapkan kepada pihak APH dapat segera memeriksa pihak-pihak terkait termasuk Kepala Dinas PdK Batanghari, Zulfadli,” ujarnya.

Berbeda dengan apa yang disampaikan salah seorang rekan LSM di Batanghari, yang namanya enggan disebutkan juga mengatakan, bahwa persoalan dugaan penyimpangan ini sedang di selidiki oleh pihak Polres Batanghari dan beberapa kepala sekolah dasar (SD) di Batanghari sudah dipanggil.

“Coba konfirmasi dengan Kepala SDN198 Batanghari, dan kabarnya dua pekan lalu beliau sudah dipanggil dan dimintai keterangan oleh pihak penyidik Polres dan termasuk kepala sekolah lainnya,” jelasnya.

Menurut informasi yang beredar, bahwa pihak Polres Batanghari sedang melakukan Lidik terkait dugaan penyimpangan ini dan diharapkan kepada pihak penyidik Polres Batanghari dapat bekerjasama dengan rekan Jurnalis untuk memberitakan dalam proses lidik sampai dengan proses penyidikan nanti.

Perlu diketahui, sejumlah aktivis yang tergabung dalam LSM Mappan yang melakukan aksi di Kejagung juga menantang Kejagung untuk mengungkapkan dugaan penyimpangan pengadaan komputer pada setiap sekolah.

BACA JUGA  Dugaan Kasus Tipikor Bangunan Septic Tank Individual di Kejari Batanghari di Pertanyakan

Sementara itu, pengadaan komputer pada setiap sekolah melalui Dinas PdK Batanghari diduga tidak sesuai speak di mana pada belanja modal komputer tersebut dianggarkan sebesar Rp14.715.000.000,- dengan setiap sekolah di alokasikan sebesar Rp125.000.000,-. Tiap–tiap sekolah mendapatkan 15 unit chromebook, berarti harga chromebook hanya seharga Rp8.333.000 perunit. (Rey)

Jurnalis Hukum : Heriyanto S.H.,C.L.A

Share :

Baca Juga

Cerita Rakyat

Viral di CCTV Dua Orang Pencuri Pakai Sepeda Motor Masuk Musollah Rahmatul Amin, Curi Sound Sistem Dan Travo Listrik

Hukrim

Lagi, Kejaksaan Negeri Tebo Selesaikan Perkara Restoratif Justice

Hukrim

Belasan Anak-Anak Geng Motor di Batanghari di Amankan Warga Kelurahan Sridadi

Hukrim

Satreskrim Nagan Raya Kejar Pelaku Curanmor Warga Nagan sampai Gayo Lues Hingga ke Aceh Selatan

Cerita Rakyat

Wah..!!! Ini Ada Suami Istri Di Vonis Penjara Akibat Koleksi Foto Bugil Seorang ART

Hukrim

Lagi, Kejagung RI Periksa 2 Orang Saksi, Terkait Perkara PT. Waskita Beton Precast, Tbk

Hukrim

Dua Orang Pelaku Dugaan Pengeroyokan Di Tangkap Jajaran Polres Sarolangun

Hukrim

Program Pengecatan Pagar Komplek BBC Muarabulian Terkesan Mubazir,? Begini Tanggapan Kepala Disdagkop UKM Batanghari
error: Content is protected !!