Kadis PUTR Batanghari Tebar Hoax, Terkait Soal Pembangunan Jalan Kabupaten Di Mersam Seorang Anak Laki-Laki Yang Tenggelam Di Sungai Batanghari Semalam Sudah Di Temukan Baru Setahun Di Bangun, Plafon Gedung Puskesmas Luncuk Runtuh Bikin Heboh…!!! Mobil Pejabat Batanghari, Berplat Merah Diduga Isi Minyak Subsidi Nah..!!! Sopir Mobil Grand Max Hangus Terbakar di Jalan Lintas Bongo Jambi

Home / Uncategorized

Minggu, 12 Februari 2023 - 21:40 WIB

Kepada Bapak Presiden RI, Kejagung RI,? Periksa Dugaan Mafia Tanah di Batanghari, Jambi

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Pemuda Peduli Batanghari, Heriyanto meminta kepada Presiden Republik Indonesia (RI) melalui Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, melakukan pemeriksaan dugaan mafia tanah di Kecamatan Marosebo Ulu Kabupaten Batanghari, Jambi.

Pasalnya, berdasarkan dari keterangan sumber bahwa ada seorang pengusaha berinisial JN selalu menakut-nakuti warga dengan modus bahwa tanah yang diambil oleh masyarakat tersebut adalah tanah perusahaan, akan tetapi tidak lama setelah itu, tanah tersebut lalu diambil oleh pengusaha itu untuk dijadikan lahan perkebunan.

“Kalau cerita dugaan mafia tahan ini sudah menjadi rahasia umum di kecamatan setempat, bahkan kabupaten. Dalam pekan ini, saya akan mengirim surat kepada presiden dan juga Kejagung untuk segera turun dan melakukan investigasi atau Lidik terhadap dugaan ini,” katanya.

Menurut dia, indikasi yang dilakukan pengusaha ini, menurut sumber yang terpercaya, bahwa modus dalam pengambilan lahan perkebunan dengan memakai nama orang lain dalam membuat dokumen hak milik dan dimana nama orang tersebut merupakan anak buahnya sendiri.

“Beberapa hari ini ada beberapa orang yang menelpon saya, sejak berita pertama dugaan ini disiarkan di media. Bahkan orang yang menelpon tersebut merupakan orang setempat dan menurut mereka, bahwa informasi itu benar,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, bahwa dugaan ini harus segera kita ungkapkan, sebab sesuai dengan apa yang disampaikan oleh bapak Presiden di media sosial, bahwa negara harus memberantas mafia tanah yang ada di seluruh Indonesia.

Perlu diketahui, bahwa dalam sebidang lahan milik pengusaha ini, ada yang memakai satu orang nama dengan luas lahan yang berbeda-beda. Seperti contoh, dengan satu nama orang memiliki 3 sertifikat dengan luas 6 hektar, ada yang memiliki 5 sertifikat dengan luas 10 hektar dan ada juga dengan satu orang nama memiliki 3 sertifikat di 3 desa di kecamatan Marosebo Ulu.

BACA JUGA  Sekda Batanghari Lakukan Koordinasi Cegah Korupsi IPAK di Jambi

“Logika yang kita lihat, apakah bisa dengan satu orang warga bisa memiliki lahan seperti itu, sedangkan hasil yang ada dilahan tersebut di kuasai oleh pengusaha tersebut. Bahkan lokasi lahan ini juga termasuk ke lahan PT SDM yang ada di seberang Marosebo Ulu,” ujarnya.

Sementara itu, seorang warga setempat yang enggan namanya disebut mengatakan, bahwa dirinya siap membantu pihak terkait didalam memberikan keterangan dalam dugaan tersebut. (Tim)

Share :

Baca Juga

Uncategorized

How to Give Your 2016 Resolutions Staying Power

Batang Hari

Bupati Batanghari : Masalah Stunting Kita Akan Lakukan Tindakan Preventif

Batang Hari

Bupati Batanghari Dan Istri Hadiri Acara Batik Jambi

Hukrim

Diduga Beri Kesaksian Palsu Di PN Tanjabtim, Thawaf Aly Lapor Polisi

Batang Hari

Bupati Batanghari Ambil Sumpah Jabatan Dua Orang Kepala Desa 

Batang Hari

HUT Kabupaten Batanghari Ke 75,.Bupati dan Wakil Bupati Hadiri Rapat Paripurna HUT di Kantor DPRD Batanghari

Peristiwa

Nah…!!!Dua Orang Bocah SD di Tebo Tenggelam di Sungai Batanghari

Batang Hari

Bupati Batanghari Minta Posyandu Gerak Cepat dan Lebih Aktif Untuk Masalah Stunting