https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi, Kadis PUTR Batanghari Tebar Hoax, Terkait Soal Pembangunan Jalan Kabupaten Di Mersam Seorang Anak Laki-Laki Yang Tenggelam Di Sungai Batanghari Semalam Sudah Di Temukan Baru Setahun Di Bangun, Plafon Gedung Puskesmas Luncuk Runtuh Bikin Heboh…!!! Mobil Pejabat Batanghari, Berplat Merah Diduga Isi Minyak Subsidi

Untuk Wilayah Kabupaten Batanghari Pesan Pupuk Organik Disini Dan Harga Terjangkau. Hubungi 085266117730

Home / Ekonomi / Nasional

Minggu, 9 Juni 2024 - 20:09 WIB

Kemenag RI Tetapkan Idul Adha 1445 H Jatuh Pada Tanggal 17 Juni Mendatang

JURNALISHUKUM.COM, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan 1 Zulhijah 1445 Hijriah jatuh pada Sabtu, 8 Juni 2024. Hal tersebut diikuti dengan penetapan Hari Raya Iduladha 1445 H pada Senin, 17 Juni 2024.

“Sidang isbat telah menyepakati 1 Zulhijah 1445 Hijriah jatuh pada Sabtu, 8 Juni 2024. Dengan demikian Hari Raya Iduladha 1445 H jatuh pada Senin, 17 Juni 2024,” tutur Wakil Menteri Agama (Wamenag) Saiful Rahmat Dasuki usai memimpin Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijah di Jakarta.

Menurut Wamenag, sidang menyepakati keputusan tersebut karena dua hal. Pertama, visibilitas hilal telah memenuhi kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura); kedua, berdasarkan pemantauan petugas di 114 lokasi pemantauan, hilal telah terlihat di beberapa titik.

Pemerintah Indonesia melalui Kemenag menggunakan kriteria visibilitas hilal MABIMS dalam menentukan awal bulan kamariah dengan ketinggian hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat. Data posisi hilal hari ini di seluruh Indonesia yaitu ketinggian hilal berkisar antara 7° 15,82’ hingga 10° 41,09’ sedangkan sudut elongasinya adalah 11° 34,83’ hingga 13° 14,47’. Data ini telah dihitung secara matematis astronomis oleh Kemenag dan telah memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS,” ujar Wamenag.

Wamenag berharap, umat Muslim dapat bersama-sama merayakan Iduladha dengan aman dan kondusif. Ia berpesan, perayaan Iduladha dapat mengedepankan harmoni dan toleransi serta tidak menonjolkan perbedaan.

“Kita berharap dengan hasil ini masyarakat Islam dapat merayakan Iduladha bersama-sama. Namun perlu diketahui oleh seluruh masyarakat jika kemudian hari ada perbedaan dalam melaksanakan ibadah berkaitan dengan hari raya Iduladha, kami berharap semuanya bisa mengedepankan harmoni dan toleransi serta tidak menonjolkan perbedaan-perbedaan yang ada,” ucap Wamenag. (*) 

Print Friendly, PDF & Email
BACA JUGA  Kini Israel Sangat 'Alergi' Semangka jadi Simbol Palestina?

Share :

Baca Juga

Cerita Rakyat

Nah…!!! Musda IWO Tunjuk Syahrial Ketua Tebo

Nasional

Ribuan Personel Polisi Siap Lakukan Pengamanan Pelapasan Anies Baswedan

Ekonomi

Anggaran Mamin di Bagian Umum Setda Pemkab Batang Hari Di Pertanyakan

Nasional

Nah…!!!Presiden Setuju Jabatan Kades Jadi 9 Tahun
Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.

Nasional

Saran Menkes untuk Obat Alternatif ke Anak Selain Sirop

Nasional

Update BNPB: Korban Tewas Gempa Cianjur 103 Orang

Nasional

Puspenkum Kejagung Laksanakan Kegiatan Penerangan Hukum dengan Tema Justice Collaborator dalam Penanganan Tindak Pidana

Batang Hari

Diduga, Kadis PdK Batanghari Naikkan Anggaran Program Literasi, Kepala SD Mengeluh
error: Content is protected !!