https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Ekonomi / Nasional

Minggu, 9 Juni 2024 - 20:09 WIB

Kemenag RI Tetapkan Idul Adha 1445 H Jatuh Pada Tanggal 17 Juni Mendatang

JURNALISHUKUM.COM, JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) RI menetapkan 1 Zulhijah 1445 Hijriah jatuh pada Sabtu, 8 Juni 2024. Hal tersebut diikuti dengan penetapan Hari Raya Iduladha 1445 H pada Senin, 17 Juni 2024.

“Sidang isbat telah menyepakati 1 Zulhijah 1445 Hijriah jatuh pada Sabtu, 8 Juni 2024. Dengan demikian Hari Raya Iduladha 1445 H jatuh pada Senin, 17 Juni 2024,” tutur Wakil Menteri Agama (Wamenag) Saiful Rahmat Dasuki usai memimpin Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijah di Jakarta.

Menurut Wamenag, sidang menyepakati keputusan tersebut karena dua hal. Pertama, visibilitas hilal telah memenuhi kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura); kedua, berdasarkan pemantauan petugas di 114 lokasi pemantauan, hilal telah terlihat di beberapa titik.

Pemerintah Indonesia melalui Kemenag menggunakan kriteria visibilitas hilal MABIMS dalam menentukan awal bulan kamariah dengan ketinggian hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat. Data posisi hilal hari ini di seluruh Indonesia yaitu ketinggian hilal berkisar antara 7° 15,82’ hingga 10° 41,09’ sedangkan sudut elongasinya adalah 11° 34,83’ hingga 13° 14,47’. Data ini telah dihitung secara matematis astronomis oleh Kemenag dan telah memenuhi kriteria visibilitas hilal MABIMS,” ujar Wamenag.

Wamenag berharap, umat Muslim dapat bersama-sama merayakan Iduladha dengan aman dan kondusif. Ia berpesan, perayaan Iduladha dapat mengedepankan harmoni dan toleransi serta tidak menonjolkan perbedaan.

“Kita berharap dengan hasil ini masyarakat Islam dapat merayakan Iduladha bersama-sama. Namun perlu diketahui oleh seluruh masyarakat jika kemudian hari ada perbedaan dalam melaksanakan ibadah berkaitan dengan hari raya Iduladha, kami berharap semuanya bisa mengedepankan harmoni dan toleransi serta tidak menonjolkan perbedaan-perbedaan yang ada,” ucap Wamenag. (*) 

BACA JUGA  Nah...!!! Bangunan Toilet Beserta Sanitasi SDN 035/I Tebing Tinggi Pemayung Tak Sesuai Spek

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Masyarakat Lampung minta Bantuan ke Presiden, Menteri Menkopolhukam, Menteri ATR/BPN, dan Kapolri Terkait Penyerobotan Tanah Oleh PT. BNIL

Infrastruktur

Selain Bohongi Publik, RSUD Hamba Muara Bulian Hamburkan Uang Negara

Hukrim

Ada 2 Oknum BKD di Laporkan Ke Polda Jambi dalam Kasus Pemalsuan Surat Pengunduran Diri ASN

Nasional

Jelang Sarasehan Nasional 25 Tahun IJTI, Pengurus Pusat Sampaikan Gagasan Jurnalisme Positif Pada Menkopolhukam

Nasional

Bupati dan Wabup Nagan Raya Hadiri Halalbihalal Bersama IKNR Banda Aceh

Batang Hari

ASN di Batang Hari Kembali Tanyakan, Mana Gaji Ke 13 Kami,?

Infrastruktur

RSUD Hamba Muara Bulian Bohongi Publik Soal Fungsi Gedung KRIS

Nasional

“Tom Lembong”. Apa Artinya dan Mengapa Penting Dipahami Publik?
error: Content is protected !!