https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi, Kadis PUTR Batanghari Tebar Hoax, Terkait Soal Pembangunan Jalan Kabupaten Di Mersam Seorang Anak Laki-Laki Yang Tenggelam Di Sungai Batanghari Semalam Sudah Di Temukan Baru Setahun Di Bangun, Plafon Gedung Puskesmas Luncuk Runtuh Bikin Heboh…!!! Mobil Pejabat Batanghari, Berplat Merah Diduga Isi Minyak Subsidi

Untuk Wilayah Kabupaten Batanghari Pesan Pupuk Organik Disini Dan Harga Terjangkau. Hubungi 085266117730

Home / Hukrim

Jumat, 19 Mei 2023 - 18:43 WIB

Janda Anak 5 Di Tahan Di Nisel, Praktisi Hukum Torotodozisokhi Laia SH, Duga Ada Kejanggalan

JURNALISHUKUM.COM, NIAS SELATAN – Terkait kejadian dugaan penganiayaan yang terjadi di rumah janda anak 5 ini pada hari Rabu tanggal 21 September 2022 pukul 19.00 WIB yang dituduhkan dilakukan oleh janda anak 5 ini.

“Dimana menurut informasi pada saat itu tidak ada Pelapor datang ke rumah terlapor namun entah bagaimana pelapor merasa telah dianiaya oleh janda 5 anak ini. Menariknya pelapor seorang laki laki namun menjadi korban penganiayaan dari seorang perempuan,” kata Torotodozisokhi Laia, SH Selaku praktisi hukum saat di wawancarai jurnalishukum.com.

Hal yang menjadi aneh, setelah ibu Erlina Zebua alias Ina Ayu ditetapkan menjadi Tersangka pada Surat Panggilan tertanggal 24 Januari 2023, Penyidik Polres Nias Selatan menelpon menanyakan parang kepada Ibu Erlina Zebua disimpan dimana, padahal seharusnya Penyidik sebelum menetapkan Tersangka sudah memperoleh alat bukti cukup.

“Kenapa penyidik menanyakan dimana ada parang yang dimiliki Tersangka  pada sekitar bulan Mei seminggu sebelum di serahkan ke pihak kejaksaan,” ucapnya.

Lanjut nya lagi, beliau mohon maaf bahwa ini sangat ragukan apakah benar ada peristiwa penganiayaan terjadi atau bukan?

“Karena tetangga sekitar juga menyampaikan tidak ada keributan terjadi dirumah ibu janda 5 anak ini, bahkan tidak ada melihat pelapor ini datang kerumah tersangka,” tutur Torotodozisokhi Laia, SH.

Torotodozisokhi Laia juga menyampaikan, bahwa sehingga makin besar dugaan bahwa ada yang janggal dalam penanganan perkara ini, berawal dari Laporan polisi yang telah di laporkan oleh Erlina Zebua alias I. Ayu (tersangka saat ini) pada bulan Agustus 2022 yang terlapor nya Fanorotodo Laia yang diduga sebagai orang tua Sowanolo Laia dengan pasal 358 KUHP.

Namun yang sebenarnya yang di Laporkan oleh Erlina Zebua adalah terkait dengan dugaan Penyerobotan tanah sesuai dengan pasal 385 KUHP, sehingga dari laporan yang sudah di terima oleh Polres Nias Selatan maka kita menghimbau agar proses juga di berlakukan secara merata, equality before the law agar terjadi kesetaraan hukum.

BACA JUGA  Polsek Mersam Tangkap Seorang Pemuda Yang Resahkan Warga

” Saya mungkin tidak dapat menjelaskan secara rinci dan lengkap kejanggalan kejanggalan yang barangkali masih ada, untuk itu kita meminta dengan pihak kejaksaan yang menangani perkara ini, agar dapat memeriksa dengan teliti sehingga sebagai pertimbangan sebelum dibawah ke pengadilan dan meminta di lakukan penangguhan penahanan, dikarenakan dari pihak kepolisian sudah pernah di lakukan penangguhan penahanan, mengingat Ibu Erlina Zebua alias Ina Ayu memiliki anak yang masih kecil- kecil yang perlu dinafkahinya,” tandasnya. (Juli Berkat Bate’e)

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Hukrim

Seorang Jurnalis Di Sarolangun Dikeroyok Diduga Mafia Pelangsir BBM Bersubsidi

Hukrim

Ketua DPC Peradi Jambi Ucapkan Terima Kasih Otto Hasibuan

Hukrim

Satreskrim Nagan Raya Kejar Pelaku Curanmor Warga Nagan sampai Gayo Lues Hingga ke Aceh Selatan

Hukrim

Sejumlah Remaja di Batanghari Diamankan Petugas Keamanan

Hukrim

Orang Tua Rashad Ramzi (Aji) Mohon Semua Yang Terlibat Pengeroyokan Anaknya Agar Di Proses Hukum

Hukrim

Petani Kelapa Sawit di Mersam Kecewa Akan Kepastian Hukum Bagi Pelaku Pencurian

Hukrim

Tabrakan dengan Truk di Muntialo, Satu Unit Mobil Isuzu Panther Rusak Parah

Hukrim

Dua Orang Tersangka Pembunuh SAD di Batanghari Diancam Hukuman 15 Tahun Penjara
error: Content is protected !!