https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Internasional

Sabtu, 21 Oktober 2023 - 18:31 WIB

Israel Meminta Segera Warganya Untuk Meninggalkan Mesir dan Yordania

FOTO : Penumpang menaiki penerbangan evakuasi maskapai Arkia ke Tel Aviv, di Bandara Istanbul di Turki pada 18 Oktober 2023 [Mehmet Emin Caliskan/Reuters]

FOTO : Penumpang menaiki penerbangan evakuasi maskapai Arkia ke Tel Aviv, di Bandara Istanbul di Turki pada 18 Oktober 2023 [Mehmet Emin Caliskan/Reuters]

JURNALISHUKUM.COM, ISRAEL – Israel telah meminta warganya untuk segera meninggalkan Mesir dan Yordania, dan mencoba menghindari perjalanan ke negara-negara regional lainnya, ketika ketegangan meningkat akibat perang di Gaza.

“Dewan Keamanan Nasional Israel menaikkan peringatan perjalanannya untuk Mesir (termasuk Sinai) dan Yordania ke level 4 (ancaman tinggi): rekomendasi untuk tidak melakukan perjalanan ke negara-negara ini dan bagi mereka yang tinggal di sana untuk pergi … sesegera mungkin,” kata Keamanan Nasional Israel. Dewan mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu.

Keputusan ini juga menaikkan tingkat ancaman bagi Maroko menjadi “3” dan menyarankan warga Israel untuk menghindari perjalanan yang tidak penting.

Media lokal mengatakan pengumuman dewan tersebut disebabkan oleh kekhawatiran bahwa para pelancong Israel akan menjadi sasaran orang-orang yang marah atas berlanjutnya perang di Gaza yang dimulai setelah serangan gencar Hamas pada 7 Oktober.

Israel bersiap melancarkan serangan darat ke Gaza, setelah dua minggu serangan udara di Jalur Gaza yang terkepung dan menewaskan lebih dari 4.100 warga Palestina. Sekitar 1.400 orang juga terbunuh di Israel.

“Karena berlanjutnya perang, kejengkelan lebih lanjut telah terdeteksi dalam protes terhadap Israel dalam beberapa hari terakhir di berbagai negara di dunia, dengan penekanan pada negara-negara Arab di Timur Tengah, di samping menunjukkan permusuhan dan kekerasan terhadap Israel dan Yahudi. simbol,” kata pernyataan itu.

Pemberitahuan ini dikeluarkan hanya beberapa hari setelah Israel menarik kembali diplomatnya dari Turki sebagai tindakan pencegahan keamanan menyusul permintaan sebelumnya agar warga negaranya juga meninggalkan negaranya.

Pernyataan itu juga merekomendasikan warga Israel untuk menghindari tinggal di negara-negara Arab lainnya, termasuk Turki, Uni Emirat Arab, dan Bahrain. Dan mereka juga menyarankan warga Israel untuk tidak melakukan perjalanan ke negara-negara termasuk Malaysia, Bangladesh, Indonesia dan Maladewa.

BACA JUGA  Hari Ini Dunia Arab angkat bicara atas pembunuhan keluarga jurnalis Al Jazeera

Jurnalis Hukum : Heriyanto S.H.,C.L.A/SUMBER : AL JAZEERA DAN KANTOR BERITA

Share :

Baca Juga

Internasional

Netanyahu Katakan Perang Memasuki ‘Tahap Kedua’ Ketika Pasukan Israel Masuk ke Gaza

Internasional

Viral: TKW di Arab Saudi Minta Bantuan Presiden Prabowo, Mengaku Disiksa dan Disekap

Internasional

10 Alumni P2TIM Teluk Bintuni Direkrut PT Lixing Labour Service di Pulau Obi

Internasional

Nah, Intel AS Katakan Ribuan Bom yang Dijatuhkan Israel Tak Miliki Sistem Panduan, “Asal-asalan”

Internasional

Nah..!!!Truk Kontainer PT Superhome Lewat Jalan Kabupaten di Desa Bajubang Laut, Jalan Terancam Hancur

Internasional

Sayap Bersenjata Hamas Katakan Mereka Tembak 16 Roket ke Israel Dari Lebanon Selatan

Internasional

Serangan Israel Terhadap Rumah Sakit Merupakan Kejahatan Perang

Internasional

Kampanye Pengeboman Israel di Gaza Terbukti Rugikan Israel
error: Content is protected !!