https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Nasional

Senin, 24 Oktober 2022 - 09:12 WIB

Guru Besar Farmakologi UGM: Fomepizole Bukan Obat Gagal Ginjal Akut

JURNALISHUKUM.COM, JAKARTA – Guru Besar Farmakologi dan Farmasi Klinik UGM Zullies Ikawati menyebut antidotum merek Fomepizole yang hendak didatangkan Kemenkes dari Singapura kurang tepat disebut sebagai obat untuk penyakit gagal ginjal akut.
“Sebetulnya tepatnya bukan obat gagal ginjal akut, karena kalau gagal ginjal sendiri mungkin sulit untuk mengatasinya,” kata Zullies dalam Webinar ‘Kupas Tuntas Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak dan Dugaan Sirup Obat Sebagai Penyebabnya’, akhir pekan lalu.

Zullies mengatakan Fomepizole lebih sebagai penawar intoksikasi dari kandungan Etilen Glikol (EG) yang sejauh ini bersama Dietilen Glikol (DEG) telah ditengarai menjadi penyebab gagal ginjal akut ini.

“Sebetulnya (Fomepizole) adalah seperti penawarnya gitu. Dalam hal ini terkait dengan intoksikasi Etilen Glikol,” lanjutnya.

Kedua senyawa itu bukan merupakan bahan campuran obat melainkan cemaran atau kontaminan dari zat pelarut obat sirop. Dalam industri farmasi dikenal ada empat macam zat pelarut yakni, polietilen glikol, propilen glikol, gliserin dan sorbitol.

Fomepizole digunakan untuk menghambat enzim Alcohol dehydrogenasef dan dipakai dalam mengatasi keracunan methanol. Pemberian dosis awal 15 mg/kg berat badan (BB) dilakukan lewat infus selama kurang lebih 30 menit.

“Harus diberikan dalam waktu cepat karena memang kalau sudah terlalu lama itu ya terlanjur jadi metabolitnya. Makanya enggak boleh kalau lewat dari 24 jam sebetulnya kalau mau efektif, karena memang kerjanya di awal yaitu menghambat enzim alcohol dehydrogenase,” paparnya.

Dosis selanjutnya yang diberikan adalah 10 mg/kg BB per 12 jam selama 48 jam. Lalu 15 mg/kg BB per 12 jam. Prosedur pemberian Fomepizole, menurut Zullis, akan berbeda bagi pasien yang sudah harus menjalani hemodialisa atau cuci darah.

BACA JUGA  BreakingNews...!!! Ferdi Sambo Lolos dari Hukuman Mati

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sebelumnya menyebut pemerintah akan mendatangkan Fomepizole dari Singapura untuk mengobati pasien gagal ginjal akut di Indonesia.

Pemerintah bakal mendatangkan obat antidotum dengan merek fomepizole dari Singapura sebanyak 200 vial untuk mengobati pasien gagal ginjal akut. Harga satu vial berkisar Rp16 juta.

Budi mengatakan obat itu akan didatangkan usai pihaknya menganalisis penyebab gagal ginjal akut, yakin toksin bukan patogen.

“Begitu kita tahu penyebabnya apa, toksinnya apa kita mencari obatnya apa. Sudah ketemu, namanya Fomepizole di Indonesia belum ada. Kita ambil dari Singapura,” kata Budi dalam konferensi pers, Jumat (21/10).

Budi menyatakan Kemenkes sudah mendatangkan obat untuk 10 pasien penderita gagal ginjal akut di RSCM. Hasilnya, kondisi anak-anak itu membaik dan menjadi lebih stabil.

Jurnalis Hukum : Nurlela/Sumber CNN Indonesia

Penanggungjawab : Heriyanto S.H.,C.L.A

 

Share :

Baca Juga

Nasional

Bupati FDW Instruksi BPBD dan Dinsos Bantu Korban Bencana di Modoinding

Nasional

Tim Audit Itwasum Polri Tiba di Manokwari, Disambut Wakapolda dan Pejabat Utama Polda Papua Barat

Nasional

Oknum di Kementerian ATR-BPN Diduga Banyak Jadi Mafia Tanah

Nasional

Nah..!!! Kericuhan Warnai Laga Pordes Kandawati vs Persemu Muncung di Turnamen Linda Cup 2025

Nasional

Nah…!!! MKMK Putuskan 6 Hakim MK Langgar Etik, Disanksi Teguran Lisan

Nasional

Sambo Bikin Runyam, Alasan Jokowi Panggil Pejabat Polri ke Istana

Nasional

Pemkab Nagan Raya Raih Predikat Inovatif dalam Innovative Government Award 2024

Nasional

Pemda Teluk Bintuni mengambil langkah hukum atas dugaan manipulasi dokumen
error: Content is protected !!