Kadis PUTR Batanghari Tebar Hoax, Terkait Soal Pembangunan Jalan Kabupaten Di Mersam Seorang Anak Laki-Laki Yang Tenggelam Di Sungai Batanghari Semalam Sudah Di Temukan Baru Setahun Di Bangun, Plafon Gedung Puskesmas Luncuk Runtuh Bikin Heboh…!!! Mobil Pejabat Batanghari, Berplat Merah Diduga Isi Minyak Subsidi Nah..!!! Sopir Mobil Grand Max Hangus Terbakar di Jalan Lintas Bongo Jambi

Home / Hukrim

Selasa, 19 September 2023 - 13:33 WIB

Galian C di Stockpile Batubara Di Desa Tenam Diduga Tidak Memiliki Izin

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Galian C atau pasir sungai Batanghari di Lokasi Stockpile Batubara di Desa Tenam Kecamatan Muarabulian Kabupaten Batanghari, Jambi, diduga tidak memiliki izin. Dimana, pada proses penggalian pasir tersebut terlihat ada sebuah kapal dilengkapi mesin penyedot pasir sungai Batanghari, lalu di buang ke tebing yang tidak jauh dari Stockpile Batubara.

Menurut keterangan dari warga setempat, untuk masuk ke Stockpile ini agak susah, karena ada beberapa pos dan juga portal yang akan dilalui. Dan sebelumnya, Stockpile tersebut dimiliki oleh PT. Bara Ria Sukses (BRS) dan kini sudah diakuisisi kepada PT. Deli Pertama Pelabuhan (DPP).

Pantauan Jurnalishukum.com dan rekan media di Batanghari saat di lokasi Stockpile melihat, ada beberapa selang karet berukuran besar dan panjang lebih kurang 100 meter terpasang dari kapal menuju tebing yang tidak jauh dari Stockpile.

Foto : Terlihat tumpukan pasir dari Galian C di Lokasi Stockpile Batubara di Desa Tenam Kecamatan Muarabulian Batanghari.

Kemudian terlihat ada beberapa ton tumpukan pasir yang sudah disedot dari dasar sungai Batanghari dibuang ke dasar tebing. Dan pantauan tersebut sempat di usir oleh seseorang yang mengakui dari pihak perusahaan.

“Jika mau ke sini izin dulu dan kalau ada apa-apa, silahkan ke kantor,” kata seorang yang mengakui dari pihak perusahaan.

Ditempat yang sama, seorang pekerja yang mengakui orang dari indonesia timur mengatakan, bahwa dirinya hanya bekerja disini dan saat ini dirinya baru satu bulan berada di lokasi Stockpile tersebut.

“Untuk izin Galian C di Stockpile ini, saya tidak tahu dan saya hanya pekerja. Kalau untuk galian pasir di dasar sungai itu untuk mendalami dasar sungai, karena untuk ponton batubara nanti merapat ke Stockpile,” katanya.

BACA JUGA  Mulai Hari Ini, Truk Batubara Tidak Boleh Lagi Melintas di Jalan Nasional

Ditempat terpisah, Andi, Kasi Pemerintahan Desa Tenam mengungkapkan bahwa untuk aktivitas di Stocpile ini dirinya kurang mengetahui dan sepertinya masyarakat setempat tidak dilibatkan.

Foto : Terlihat sebuah kapal penyedot pasir di Stockpile Batubara dan juga terlihat selang besar yang mengedot pasir ke tebing pinggir sungai Batanghari.

“Biasanya setiap ada masalah di desa, pasti saya mendapat laporan, ini tidak ada dan sepertinya perusahaan tersebut juga tertutup,” jelasnya.

Untuk perusahaan Stockpile ini sebelumnya di miliki oleh PT BRS dan kini sudah milik PT DPP. Dimana untuk penggalian pasir atau galian C di Stockpile tersebut dirinya mengarahkan langsung konfirmasi kepada Kepala Desa (Kades) Tenam.

“Coba konfirmasi kades bang,” paparnya.

Sementara itu, Damanhuri, Mantan Kades Tenam menjelaskan, bahwa terkait dengan aktivitas Stockpile PT DPP di desa Tenam, setahu dirinya memiliki izin AMDAL dan semua izin termasuk sudah termasuk ke izin tersebut.

“Kalau untuk manajemennya perusahaan ini, sebagai Direktur Utamanya bapak Hadiono, orang Jakarta dan setahu saya perusahaan Stockpile ini memiliki izin dan untuk galian C tolong di pelajari lagi, apakah ada atau tidak,” ujarnya.

Menurut dia, Stockpile ini berdiri sewaktu beliau menjadi Kades dan banyak persoalan yang terjadi di dalam internal perusahaan dan juga dari kritikan orang sekitar.

“Mulai aktivitas Stockpile ini sejak tahun 2016-2017 lalu dan sampai dengan saat sekerang ini,” ungkapnya lagi.

Disamping itu, hingga berita ini disiarkan, pihak perusahaan dan juga Kades Tenam, belum berhasil untuk dimintai keterangan terkait persoalan aktivitas galian C di Stockpile tersebut.

Jurnalis Hukum : Heriyanto S.H.,C.L.A

Share :

Baca Juga

Ilustrasi : Sabu-Sabu

Hukrim

Nah…!!! Wakil Ketua DPRD Solok Ditangkap Polisi Bawa Sabu di Mobil

Hukrim

Viral, Video Penangkapan Sabu di Batanghari Seberat 10 Kg,? Ini Penjelasan Kepala BNNP Jambi

Hukrim

Lagi, Kejagung RI Periksa 2 Orang Saksi, Terkait Perkara PT. Waskita Beton Precast, Tbk

Hukrim

Nah…Ternyata Mantan Kades Sungai Lingkar Pernah Dilaporkan Ke Polda Jambi, Begini Ceritanya,?

Hukrim

Nah…!!! Saksi Kasus Ketok Palu Zumi Zola Gantung Diri

Hukrim

Nah…!!!KPK Mulai Curigai Ferdy Sambo, Harta Kekayaannya Dianggap Tidak Wajar

Hukrim

Kejagung RI Periksa 2 Orang Saksi, Terkait Perkara SKEBP Daging Sapi pada PT Surveyor Indonesia

Hukrim

Nah…!! Istri Mantan Gubernur Jambi Di Tahan KPK RI