https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Sumatera Utara

Sabtu, 7 Oktober 2023 - 14:24 WIB

Diduga, PKS Milik PT Fajar Bayzuri Dan Brother Tak Memenuhi Standar ISO, Ini Wajib bagi Perusahaan

JURNALISHUKUM.COM, NAGANRAYA –Pabrik Kelapa Sawit (PKS) milik PT fajar bayzuri & brother, dengan telah terjadi hilangnya nyawa tukang las ( walder ) didalam diboiler yang lagi dikerjakan dikecamatan, Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya diduga kelalaian pihak Manajemen perusahaan, karena tidak memenuhi standar ISO yang wajib bagi perusahaan.

Kronologi kejadiannya, Tukang las karyawan perusahaan pada saat kejadian pada jam 13.40 Wib lebih kurang. Bahkan, korban berkerja seperti biasanya seorang didalam boiler sendirian.

Menurut keterangan sesama tukang las (walder), bahwa trapo las listrik yang digunakan memang bermasalah. Dan menurut rekan kerja, bila disambungkan kealiran listrik trapo tersebut bila disentuh dengan tangan terjadi kontak (tersetrum), tutur kata rekanan kerja korban.

Korban diketahui rekan kerjanya dalam boiler sudah meninggal dunia lalu dibawa Kerumah Sakit Iskandar Muda (RS SIM) di ujung Fatihah Kemudian langsung dibawa Kerumah duka desa Padang Panyang kecamatan kuala Pesisir.

Disaat awak media menghubungi pihak APH Nagan Raya (POLRES) melalui POLSEK Kecamatan Tadu Raya Kabupaten Nagan Raya membenarkan, adanya musibah terjadi meninggal tukang las didalam boiler yang lagi dikerjakan.

Salah satu karyawan PT Fajar bayzuri dari Kecamatan Kuala Pesisir Kabupaten Nagan Raya Penduduk desa Padang Panyang untuk sementara masih dalam penyelidikan, tutur Polsek Tadu Raya.

Sementara itu, sampai berita ini ditayangkan bahkan sudah dihubungi melalui telepon seluler/ WA menghubungi Humas Perusahaan belum ada tanggapan sama sekali.

Dugaan Pihak Perusahaan lemahnya Pengawasan sesuai dengan ISO yang wajib bagi Perusahaan sehingga mengalami kecelakaan dalam berkerja
“Utamakan Keselamatan Kerja” Memohon kepada piha APH mengusut tuntas permasalahan Tersebut.(Zahari)

BACA JUGA  Bupati TRK Hadiri Musrenbang RKPA 2026 dan Forum Konsultasi Publik RPJMA 2025–2029 di Banda Aceh

Share :

Baca Juga

Sumatera Utara

Bappeda Nagan Raya Dukung Program Katalisator Kemitraan Berdikari: Dorong Inovasi UMKM Melalui Pemanfaatan Fly Ash

Sumatera Utara

Mantan Kanit Tipikor, Kasad Reskrim Polres Nagan Raya – iptu Vitra Ramadani SH.M.Si Menggantikan Akp.Winarto

Sumatera Utara

Bupati Nagan Raya Melalui Kepala Bapedda Memetakan Isu Strategis Di Setiap OPD

Sumatera Utara

Pemkab Nagan Raya Kembali Raih Opini WTP ke-17 Kali Berturut-Turut dari BPK RI

Sumatera Utara

Diduga Kepala Desa Keuchik Nagan Raya Di Dukung Oknum-Oknum Pemerintahan Di Pilchiksung

Sumatera Utara

Bupati Nagan Raya Menerima Materi Teknis Rencana Tata Ruang (RDTR) Sheraton Grand Jakarta

Sumatera Utara

DPRK Nagan Raya Sahkan APBK Tahun Anggaran 2025

Sumatera Utara

KIP Bireuen Diduga Memecah Belahkan Anggota Disabilitas,Ketua PPDI Bireuen Kecewa Dan Tak Terima
error: Content is protected !!