https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Infrastruktur

Jumat, 23 Desember 2022 - 15:03 WIB

Diduga Kualitas Bangunan Jalan SP. Desa Pematang Gadung-Trans Suaka Mandiri Tak Sesuai Spek

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Kuat dugaan pada proses pembangunan jalan SP Desa Pematang Gadung menuju Trans Suaka Mandiri Kecamatan Mersam Kabupaten Batanghari, tidak sesuai dengan spek. Hal ini dilihat dari kondisi bangunan yang baru baru selesai dibangun oleh pihak CV Royyan Agung Mandiri dengan Konsultan Pengawas CV Elniwsa Konsultan banyak yang retak dan batu pada aspalnya sebahagaian banyak yang timbul dan sepertinya kurang aspal.

“Hari ini kami melihat pihak terkait dengan didampingi oleh Anggota DPRD dari komisi 3 yakni Ilhamuddin, Amin dan Muhammad Zen, juga termasuk Kepala Desa Pematang Gadung yang turun langsung kelapangan dan melihat kondisi jalan yang baru selesai dikerjakan itu,” kata Sumber yang enggan anamanya disebut, Jumat (23/12).

Dia juga mengatakan, terlihat dilapangan sepertinya beberapa orang pihak tidak puas dengan kondisi pembangunannya. Pasalnya , jika dilihat dari kondisi luar pada bangunan itu, sebahagian aspal ada yang tebal dan juga ada yang tipis.

“Kalau dilihat dari papan merek bangunan ini, dengan nomor kontrak 620/ 10/ kont/ PUPR-SM/ 2022, tanggal Kontrak 04 Juli 2022, dengan nilai kontrak lebih kurang sebesar Rp4 miliar dengan masa pelaksanaannya selama 150 hari,” ujarnya.

Ditempat terpisah, Kepala Desa Pematang Gadung, Muhammad Ihsan yang ikut turun ke lokasi jalan tersebut membenarkan, bahwa ada dua orang Anggota DPRD Batanghari yang ikut turun ke lokasi termasuk juga pihak Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR) Batanghari.

“Ya, tadi kami sempat turun dan dilapangan juga ada beberapa titik yang kurang memuaskan, seperti pada Volume ketebalan jalan, batu jalan sebahagian ada yang timbul dan terlihat baru dilapisi oleh pihak rekanan serta bahu jalan yang tidak sampai keujung,” jelas Ihsan.

BACA JUGA  Pegi Setiawan Bebas Dalam Putusan PN Bandung

Dia juga menjelaskan, di lokasi bangunan tersebut terdengar dari pernyataan salah seorang anggota DPRD Batanghari mengatakan, bahwa dari hasil atau sample yang diambil pada hari ini akan dilakukan uji lab.

Sementara itu, hingga berita ini disiarkan, pihak DPRD Batanghari dari komisi 3 belum berhasil dimintai keterangan dan Ilhamuddin yang merupakan perwakilan dari Komisi 3 beberapa kali dihubungi Via Ponselnya tidak menjawab, padahal Via Ponselnya terdengar nada aktif.

Jurnalis Hukum : Prisal Herpani

Share :

Baca Juga

Infrastruktur

Diduga Tidak Penuhi Standar, Kemenkes RI di Minta Cek Gedung KRIS RSUD Hamba Muara Bulian

Hukrim

GBRK Dan Rakyat Kampus Lakukan Aksi dan Pengaduan Terkait Dugaan Korupsi Pembangunan Masjid Tanjabtim

Infrastruktur

Musrenbang Kecamatan Kronjo 2026: Prioritaskan Infrastruktur dan Angkat Seni Budaya Debus

Infrastruktur

Gapensi Jambi Desak Aparat Bertindak Atas Dugaan Tender Bermasalah di Tanjab Barat

Infrastruktur

Soal Angkutan Batubara, LBH Pranata Iustitia Jambi: Tetap Tegakkan Hukum

Infrastruktur

Diduga Ada Anggaran Siluman Pekerjaan Pembangunan Fisik Di Nagan Raya

Cerita Rakyat

Dana Pembangunan Jalan Kabupaten Batanghari di Mersam Tak Jelas, Terancam Tak di Perbaiki

Hukrim

Ternyata di RSUD Hamba Muara Bulian Banyak Gedung Terbengkalai, Negara di Rugikan
error: Content is protected !!