https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Nah..!!! Ratusan Perangkat Desa Batang Hari Akan Adakan Aksi Solidaritas Tuntut Hak Gaji Luar Biasa..!!!Kejagung RI Sita Uang Ratusan Miliar dalam Perkara PT Duta Palma Korporasi LP Kelas IIB Muara Bulian Sediakan Sarana Asimilasi dan Edukasi untuk Tingkatkan Kualitas Pembinaan Warga Binaan Wakapolri Nyatakan, Jurnalis Tidak Bisa Di Jerat UUD ITE Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi,
LBH-LKM Bersipat Sosial dan Kemanusian Dalam Memberikan Bantuan Hukum Kepada Masyarakat di Indonesia. Boleh Konsultasi Hukum Gratis Disini dan KLIK Logo di Bawah Ini Ya..!!!

Home / Ekonomi

Jumat, 4 Agustus 2023 - 15:27 WIB

Barona, SP Himbau Petani Tak Tebus Pupuk Subsidi Di Atas HET

JURNALISHUKUM.COM, NAGANRAYA – Barona, SP salah seorang pemerhati petani kembali menghimbau kepada seluruh petani di Nagan Raya Aceh agar tidak menebus pupuk bersubsidi, seperti pupuk Urea diatas harga eceran tertinggi (HET). Hal ini disampaikannya pada Rapat Dengar Pendapat Tentang Harga pupuk subsididi DPRK Nagan Raya.

“Saya juga berterima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya pada ketua Komisi 3 yaitu Bapak Zulkarnain politisi Demokrat dan Saiful Bahri politisi PKB yang telah menengahi persoalan harga pupuk subsidi yang di jual di atas HET,” katanya.

Dia juga mengatakan, bagi pihak distributor telah menjelaskan semua proses pendistribusian sesuai dengan aturan yg berlaku yaitu untuk harga pupuk Urea sebesar Rp108.750 dan pupuk phoska sebesar Rp111.250 perkarung sesuai dengan SPJB.

“Pupuk juga di terima di tingkat pengecer sudah tersusun rapi di dalam gudang pihak pengecer tidak di pungut biaya apapun,” ujarnya.

Namum pada RDP hari ini berbeda jauh apa yg terjadi di lapangan bahwa sanya pihak kios menjual pupuk subsidi jenis urea Rp170.000 dan jenis phoska Rp170.000 perkarung. Bahkan, penjelasaan ini di sampaikan oleh pihak pengecer atau pihak kios.

Menurut dia, selama ini pihak kios menjual pupuk di atas HET dengan Alasan biaya operasional sewa gudang dan tenaga kerja lainnya.

“Dalam hal ini pihak petani sangat keberatan atas menaikkan harga sepihak yg sudah tidak sesuai HET yg telah di tentukan oleh pemerintah,” jelasnya

Dia juga menjelaskan, kepada seluruh petani yang ada di Nagan Raya untuk tidak menebus pupuk subsidi di atas harga HET. Diantaranya pupuk Urea Rp112.500 dan phoska Rp115.000 perkarung.

” Nah, itu sudah harga yang telah di tentukan oleh pemerintah. Karena permasalahan ini lagi di tangani oleh para pihak DPRK Nagan Raya untuk bisa bermusyawarah dengan semua pihak agar tidak ada yang dirugikan,” katanya lagi.

BACA JUGA  Nah..!!! Pembangunan Jembatan di Desa Mersam Batanghari Kembali Disoal

Sementara itu, pada rapat tersebut di hadiri oleh pihak legislatif bapak Zulkarnain dan Saiful Bahri, Pemda diwakili oleh asisten I bapak Amran Yunus serta pihak dinas pertanian juga turut berhadir para pihak distributor dan pihak penyalur pengecer pupuk subsidi serta juga para keucihk, hob keujrun serta turut hadir ketua kelompok dan petani. (Zahari)

Share :

Baca Juga

Cerita Rakyat

Perencanaan Program Disdagkop UKM Batanghari di Soal, Pagar Komplek BBC Muarabulian di Renovasi Sementara Gedung Ruko Rusak Dan Bocor

Batang Hari

Bupati Batang Hari Begitu Bangga Dengan Penghargaan Ditengah Banyak Permasalahan

Ekonomi

Gubernur Jambi Buka Musyawarah Wilayah ke VI LDII Provinsi Jambi

Bisnis

Diduga, SPBU di Desa Tenam Muara Bulian Belum Memenuhi Syarat, Akan Tetapi Sudah Berdiri

Ekonomi

Segini Harta Kekayaan Mantan Kakanwil BPN Jambi yang Terbitkan HGB PT PCM

Ekonomi

Ultimate Winter Driving Tips

Ekonomi

Harga Kelapa Dalam Turun, Perpekindo Jambi Geram dengan Larangan Ekspor

Ekonomi

Sengketa Lahan Masyarakat Dengan PT. Kaswari Unggul Di Kabupaten Tanjabtim Jambi Belum Temukan Titik Terang
error: Content is protected !!