https://dashboard.mgid.com/user/activate/id/685224/code/68609134aa79c3b5cb0177965d610587
Banyak Kabel Udara Tidak Miliki Izin Dan Tidak Melapor ke APJII Jambi, Kadis PUTR Batanghari Tebar Hoax, Terkait Soal Pembangunan Jalan Kabupaten Di Mersam Seorang Anak Laki-Laki Yang Tenggelam Di Sungai Batanghari Semalam Sudah Di Temukan Baru Setahun Di Bangun, Plafon Gedung Puskesmas Luncuk Runtuh Bikin Heboh…!!! Mobil Pejabat Batanghari, Berplat Merah Diduga Isi Minyak Subsidi

Untuk Wilayah Kabupaten Batanghari Pesan Pupuk Organik Disini Dan Harga Terjangkau. Hubungi 085266117730

Home / Peristiwa / Selebriti / Uncategorized

Selasa, 27 Juni 2023 - 17:54 WIB

Aktivitas PT Jindi South Jambi di Marosebo Ulu Batanghari Buat Rumah Warga Retak

JURNALISHUKUM.COM, BATANGHARI – Aktivitas PT Jindi South Jambi, yang merupakan perusahaan migas di Kecamatan Marosebo Ulu Kabupaten Batanghari, Jambi, membuat rumah warga di RT05 dan RT06 Desa Padang Kelapo retak dan rusak. Retak dan rusaknya rumah warga desa setempat membuat keluhan dan warga meminta pertanggungjawaban pihak perusahaan.

Salah seorang warga yang enggan namanya disebut mengatakan, bahwa belum lama ini ada pihak perusahaan yang turun ke lokasi dan menjanjikan kepada warga untuk melakukan perbaikan atau bertanggungjawab kepada warga yang rumahnya retak dan rusak.

“Sampai hari ini belum ada tanda-tanda pertanggungjawabannya dan sepertinya pihak perusahaan sudah memberi janji palsu kepada warga, yang menjadi korban dari aktivitas perusahaan ini,” katanya.

Ketua RT 06, Abu Bakar mengatakan, ada pihak perusahaan pernah turun, ketika mengecek dua rumah yang selebihnya tidak tahu.

“Tapi sekarang belum ada yang diperbaiki PT Jindi,” ujarnya.

Diperkirakan sembilan rumah warga di RT 06 Desa Padang Kelapo Kecamatan Maro Sebo Ulu mengalami keretakan dan rusak diduga akibat adanya aktivitas alat dari PT Jindi South Jambi.

Salah satu warga setempat berinisial K kepada awak media mengaku, keretakan di rumahnya semenjak adanya aktivitas alat PT Jindi South Jambi untuk pengeboran minyak.

“Sebelumnya rumah saya tidak mengalami keretakan seperti ini, mungkin karena alat pengeboran minyak yang baru saja beraktivitas di Desa kami. Diperkirakan aktivitas perusahaan tersebut pada malam hari jam satu, ketika sedang enak tidur,” ceritanya.

Menurut K, jarak titik pengeboran itu diperkirakan lebih kurang 600 meter dari rumahnya.

“Kira-kira 600 meter dari rumah ini, jika ditarik lurus ke titiknya. Kalau dari jalan masuk lokasinya memang agak jauh,” imbuhnya.

BACA JUGA  Nah...!!!Dua Orang Bocah SD di Tebo Tenggelam di Sungai Batanghari

Sementara itu, beberapa hari lalu Bapak RT sudah mendata rumah-rumah warga yang mengalami keretakan, diperkirakan ada sembilan rumah termasuk dirinya yang terdampak.

Disamping itu, pihak perusahaan yang mengakui sebagai humas perusahaan saat di mintai keterangan terkait persoalan tersebut membalas Whatsapp nya dengan balasan tertulis.

“Selamat pagi, terkait issue tersebut kami sudah menurunkan tim untuk menyelidiki lebih lanjut, jika memang hal tersebut terdampak karena kegiatan Jindi, maka kami sebagai KKKS dibawah SKK Migas, akan bertanggung jawab untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Terimakasih,”.

Jurnalis Hukum : Heriyanto S.H.,C.L.A

Print Friendly, PDF & Email

Share :

Baca Juga

Batang Hari

Bupati Batanghari Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Ke-51 Tingkat Provinsi Jambi

Uncategorized

Jaksa Agung Peroleh Penghargaan Atas Keterbukaan Informasi Publik Melalui Media Online

Batang Hari

Bupati Batanghari Terima Penghargaan Smart city dari Menteri Kominfo

Peristiwa

Polres Batanghari Tetapkan Tiga Tersangka Pasca Kebakaran Sumur Illegal Drilling di Desa Jebak

Hukrim

Polres Bungo Tangkap Pelaku Pembunuhan Warga Tanpa Kepala

Cerita Rakyat

Nah…!!! Langgar At-Taqwa Akan Segera Menjadi Masjid Jami’ Kembang Paseban

Cerita Rakyat

DPP Ormas PBJB Jambi Turun Ke lokasi Bantu Evakuasi Musibah Korban Banjir

Peristiwa

Venna Melinda Minta Bantuan Hotman Paris Soal KDRT Ferry Irawan
error: Content is protected !!