Kadis PUTR Batanghari Tebar Hoax, Terkait Soal Pembangunan Jalan Kabupaten Di Mersam Seorang Anak Laki-Laki Yang Tenggelam Di Sungai Batanghari Semalam Sudah Di Temukan Baru Setahun Di Bangun, Plafon Gedung Puskesmas Luncuk Runtuh Bikin Heboh…!!! Mobil Pejabat Batanghari, Berplat Merah Diduga Isi Minyak Subsidi Nah..!!! Sopir Mobil Grand Max Hangus Terbakar di Jalan Lintas Bongo Jambi

Home / Peristiwa

Jumat, 14 April 2023 - 23:03 WIB

Ada Info, Gerhana Matahari Total Bakal Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah. Begini Ceritanya,?

JURNALISHUKUM.COM – Pada Kamis, tanggal 20 April 2023 mendatang, Insyaa Alloh seluruh Masjid di Indonesia secara serentak akan mengumandangkan Gema Takbir, Istighfar, Sholat Gerhana Matahari, dan Shodaqoh Gerhana Matahari dengan rangkaian ibadah sebagai berikut:

*08:30 wib: Mulai Mempersiapkan Pengumuman Akan Terjadi Gerhana Matahari Hybrid (Total sekaligus Cincin).*

*09:00 wib: Gema Sayyidul Istigfar dan Siap-siap Takbir Gerhana.*

*09:27 wib: Mengumandangkan Gema Takbir Gerhana (Mulai ada Objek Bulan Menutupi Matahari).*

*10:30 wib: Mengucapkan Asholaatu Jaami’ah (Mulai Kondisi Meredup Kegelapan).*

*10:35 wib: Sholat Gerhana Matahari.*

*11:00 wib: Khutbah Gerhana Matahari.*

*11:30 wib: Melanjutkan Gema Takbir hingga akhir Gerhana terbuka kembali, diiringi dengan Shodaqoh Gerhana, dilanjutkan dengan Mengumandangkan Gema Adzan Zuhur dan Sholat Zuhur.*

*12:00 wib: Sholat Zuhur.*

*12:15 wib: Memperbanyak Sayyidul Istighfar memohon Ampunan kepada Alloh dan Sesama Makhluq.*

*12:30 wib Lihat kembali Matahari apakah sudah terbuka bersinar.*

Dari ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anha, Nabi Shallallaahu ‘alaihi wassallam bersabda:

إِنَّ الشَّمْسَ وَالْقَمَرَ آيَتَانِ مِنْ آيَاتِ اللَّهِ ، لاَ يَنْخَسِفَانِ لِمَوْتِ أَحَدٍ وَلاَ لِحَيَاتِهِ ، فَإِذَا رَأَيْتُمْ ذَلِكَ فَادْعُوا اللَّهَ وَكَبِّرُوا ، وَصَلُّوا وَتَصَدَّقُوا

_Sesungguhnya matahari dan bulan adalah dua tanda di antara tanda-tanda kekuasaan Allah. Gerhana ini tidak terjadi karena kematian seseorang atau lahirnya seseorang. Jika melihat hal tersebut maka berdo’alah kepada Allah, bertakbirlah, kerjakanlah shalat dan bersedekahlah._ (HR. Bukhari No. 1044).

*Insyaa Allah pada tanggal 20 APRIL 2023 akan terjadi fenomena alam luar biasa atas kehendak dan keagungan Allah yang dapat dilihat di seluruh wilayah Indonesia, yakni GERHANA MATAHARI TOTAL DAN SEKALIGUS KAWASAN LAIN MENGALAMI GERHANA MATAHARI CINCIN. Karena keadaan total dan cincin terjadi pada waktu yang bersamaan, maka disebut GERHANA MATAHARI HYBRID.*

*Rangkaian fase Gerhana Matahari Total dan Cincin secara Global:*

BACA JUGA  Belasan Anak-Anak Geng Motor di Batanghari di Amankan Warga Kelurahan Sridadi

1) Mulai Fase Awal P1: 08:34:16 WIB.
2) Fase Umbra (Gelap): 09:36:57 WIB hingga 12:56:36 WIB.
3) Fase Akhir P4 Rangkaian Gerhana: 13:59:14 WIB.

Secara hisab dan rukyat setiap kota/kabupaten akan mengalami gerhana matahari pada waktu yang berbeda-beda. Di Kota Bandung mulai kontak awal pukul 09:27:38 WIB, puncak maksimum (kegelapan) pukul 10:45:19 WIB, hingga kontak akhir pukul 12:08:32 WIB. Untuk Kota Bandung Matahari akan terhalang piringan Bulan maksimum mencapai 0,532 Magnitude. Sehingga secara perlahan suasana lingkungan bumi yang mengalami gerhana matahari akan meredup.

Himbauan: *”TIDAK MELIHAT GERHANA MATAHARI DENGAN MATA TELANJANG, KARENA PAPARAN SINAR MATAHARI DAPAT MEMBAKAR RETINA MATA, SEHINGGA MENYEBABKAN KEBUTAAN.”*

*Meskipun terjadi di Bulan Ramadhan, tetap dianjurkan untuk:*

1) *Mengumandangkan Gema Takbir* dengan memperbanyak Takbir, mengagungkan Asma Allah, lafadz dan lantunkan sebagaimana Takbir pada 2 Hari Raya dari Awal Gerhana hingga Gerhana Matahari Berakhir.
2) *Mengumandangkan Gema Istighfar,* karena merasa takut dan khawatir akan terjadi sesuatu, dengan memohon ampunan kepada Allah dan maaf kepada semua makhluk.
3) Mengucapkan *_”Asholaatu Jaami’ah”_*.
4) *Shalat Gerhana Matahari.*
5) Mendirikan dan Mendengarkan *Khutbah Gerhana Matahari.*
6) *Bersodaqoh Gerhana Matahari.*
7) Melanjutkan *Gema Takbir hingga akhir Gerhana Matahari,* dan Matahari terbuka kembali besinar normal.

*Selama fase Gerhana, Siaran Gema Takbir Gerhana akan disiarkan secara live streaming melalui Radio dengan klik link berikut:*

Berdasarkan sumber dari radioadzanfmbandung.com, seluruh Masjid, Musholla, Tempat Ibadah di tempat Umum/ Sekolah/ Kampus / dan sebagainya dapat ikut merelay dan mengumandangkan Gema Takbir Gerhana.

Perlu untuk kita ketahui, bahwa gerhana Matahari adalah peristiwa terhalangnya cahaya Matahari oleh Bulan sehingga tidak semuanya sampai ke Bumi.

Peristiwa yang merupakan salah satu akibat dinamisnya pergerakan posisi Matahari, Bumi, dan Bulan ini hanya terjadi pada saat fase bulan baru dan dapat diprediksi sebelumnya.

BACA JUGA  Kejari Batanghari Gelar Press Release Soal Pengembalian Kerugian Uang Negera

Adapun Gerhana Bulan adalah peristiwa ketika terhalanginya cahaya Matahari oleh Bumi sehingga tidak semuanya sampai ke Bulan dan selalu terjadi pada saat fase purnama.

Pada tahun 2023 ini diprediksi terjadi empat kali gerhana, yaitu:

1. Gerhana Matahari Hibrid (GMH) 20 April 2023 yang dapat diamati dari Indonesia,
2. Gerhana Bulan Penumbra (GBP) 5-6 Mei 2023 yang dapat diamati dari Indonesia,
3. Gerhana Matahari Cincin (GMC) 14 Oktober 2023 yang tidak dapat diamati dari Indonesia, dan
4. Gerhana Bulan Sebagian (GBS) 29 Oktober 2023 yang dapat diamati dari Indonesia.

Gerhana Matahari Hibrid terjadi ketika Matahari, Bulan, dan Bumi tepat segaris sehingga di suatu tempat tertentu terjadi peristiwa piringan Bulan yang teramati dari Bumi lebih kecil daripada piringan Matahari dan tempat tertentu lainnya terjadi peristiwa piringan Bulan yang teramati dari Bumi sama dengan piringan Matahari.

Akibatnya, saat puncak gerhana di suatu tempat tertentu, Matahari akan tampak seperti cincin, yaitu gelap di bagian tengahnya dan terang di bagian pinggirnya, sedangkan di tempat tertentu lainnya, Matahari seakan-akan tertutupi Bulan.

Sehingga Gerhana Matahari Hibrid terdiri dari dua tipe gerhana, Gerhana Matahari Cincin dan Gerhana Matahari Total. Terdapat tiga macam bayangan Bulan yang terbentuk saat GMH, yaitu antumbra, penumbra, dan umbra.

Di wilayah yang terlewati antumbra, gerhana yang teramati berupa Gerhana Matahari Cincin. Sementara di wilayah yang terkena penumbra, gerhana yang teramatinya berupa Gerhana Matahari Sebagian. Kemudian di daerah tertentu lainnya yang terlewati umbra, gerhana yang teramati berupa Gerhana Matahari Total. (Ist)

Jurnalis Hukum : Heriyanto S.H., C.L.A

Share :

Baca Juga

Peristiwa

Kini Ditlantas Polda Jambi Terapkan Sistem Ganjil Genap Angkutan Batubara

Peristiwa

Berikut Korban Meninggal Dunia Akibat Bencana Dari Januari Hingga September 2022

Peristiwa

Lagi…!!!Warga Muara Tembesi Temukan Jenazah Perempuan Mengapung di Kolam

Peristiwa

Nah..!!! Barisan Aktivis Batanghari Minta Bupati Kembalikan Aset Daerah

Peristiwa

Puluhan Hektar Lahan di Batanghari Terbakar

Peristiwa

Badko HMI Sumut : Aplaus Untuk Kapolda Sumut, Putusan PTDH untuk Achiruddin Hasibuan

Peristiwa

Rehab Los Pasar Ikan Kramat Tinggi Muarabulian Oleh CV Bukit Graha Diduga Dipaksakan

Peristiwa

Dinas Perhubungan Nagan Raya Pantau Pekerjaan Peningkatan Jalan